PAD Moncer, DPRD Minta Jalan Jalur Wisata di Gunungkidul Diperbaiki
PAD wisata Gunungkidul direncanakan naik Rp21 miliar. DPRD meminta perbaikan akses jalan menuju destinasi wisata digencarkan.
Wisatawan menikmati pemandangan alam dari atas perbukitan di kawasan Pantai Kesirat, Kalurahan Girikarto, Panggang, Gunungkidul./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, WONOSARI--Dinas Pariwisata Gunungkidul menetapkan target 147.067 pengunjung saat libur akhir tahun mulai 24-31 Desember. Diharapkan dengan tingkat kunjungan ini dapat menambah pedapatan asli daerah sebesar Rp1,1 miliar.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan, pihaknya udah membuat persiapan untuk menyambut libur akhir tahun. Diprediksi pada saat libur ini akan ada tambahan kunjungan dan ditargetkan ada 147.067 orang yang berkunjung ke destinasi wisata di Gunungkidul.
BACA JUGA : Wisata Pantai Gunungkidul Dipadati Pengunjung, Jaga Jarak
“Memang ada pengurangan cuti bersama untuk libur akhir tahun, tapi kunjungan wisatawan diprediksi ada lonjakan yang signifikan,” kata Asti, Rabu (16/12/2020).
Dia pun optimistis target ini bisa dipenuhi saat libut akhir tahun. Diharapkan dengan adanya tambahan kunjungan itu berdampak terhadap bertambahnya PAD wisata melalui pendapatan retribusi sebesar Rp1,1 miliar. “Kami yakin bisa terpenuhi,” ungkapnya.
Asti menuturkan, untuk libur akhir tahun tidak ada persiapan khusus seperti adanya pementasan saat libur berlangsung. Hal ini dikarenakan adanya pandemic corona yang masih mengancam penularan di masyarakat. Oleh karenanya, persiapan hanya sebatas koordinasi untuk memastikan pelaksanaan liburan bisa menaati protokol kesehatan.
BACA JUGA : Jakarta PSBB, Seperti Ini Suasana Wisata di Gunungkidul
“Ada 511 personel yang diterjunkan yang merupakan gabungan dari pegawai di dinas pariwisata, pemkab hingga lintas sektoral seperti TNI-Polri hingga relawan SAR,” katanya.
Ia menambahkan, tugas dari tim yang diterjunkan, selain untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas juga mengawasi kepatuhan pengunjung terhadap protokol kesehatan di kawasan wisata.
“Ini untuk antisipasi penyebaran virus corona di masyarakat, khususnya di kawasan wisata. Sebab, dengan menerapan protokol kesehatan menjadi salah satu cara memutus mata rantai penyebaran virus,” katanya.
Menurut dia, untuk libur di awal tahun baru, dinas pariwisata menargetkan kunjungan sebanyak 57.765 pengunjung. Diharapkan dari kunjungan ini bisa mendapatkan pendapatan sebesar Rp439.592.500.
“Ya kalau ditotal semua [libur akhir tahun dan awal 2021] kami targetkan kunjungan 204.822 orang dan PAD sebesar Rp1,5 miliar,” imbuhnya.
BACA JUGA : Terus Menggeliat, 50 Destinasi Wisata di Gunungkidul Telah
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indoensia (PHRI) Gunungkidul, Sunyoto mengatakan, secara kesiapan anggotanya sudah siap menyambut wisatawan pada saat libur akhir tahun. Menurut dia, untuk antisipas penyebaran virus corona telah melakukan antisipasi dengan menerapakan protokol kesehatan serta menyediakan faslitias cuci tangan dan handanitizer bagi pengunjung yang datang. “Sudah kami persiapkan,” katanya.
Menurut dia, kondisi pariwisata sekarang ini sudah mengalami peningkatan. Hal ini berbeda pada saat awal pandemi yang membuat sektor pariwisata berhenti total. “Sudah ada peningkatan, meski belum bisa normal seperti sebelum pandemi. Kami bersyukur karena usaha bisa dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul direncanakan naik Rp21 miliar. DPRD meminta perbaikan akses jalan menuju destinasi wisata digencarkan.
DPUPKP Kota Jogja mengembangkan Si SIGAP untuk digitalisasi arsip proyek agar lebih mudah ditelusuri, dipantau, dan digunakan.
Universitas Terbuka (UT) melalui Program Bina Budaya Antarbangsa (BINAR) kembali menyelenggarakan program internasional yang mempertemukan peserta
Sejumlah lurah di Kabupaten Kulonprogo enggan melakukan penandatanganan serah terima aset gerai Koperasi Desa Merah Putih meskipun fasilitas gedungnya sudah ram
Sebanyak 117 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo kembali dirawat setelah menjalani pemulihan dugaan keracunan MBG.
Gibran meninjau penanganan karhutla di tiga provinsi Kalimantan dan meminta pemadaman berjalan bersama perlindungan warga serta pencegahan.