Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Belum semua pemerintah kalurahan di Slemam menyediakan selter atau ruang isolasi bagi pasien positif Covid-19 tanpa gejala. Pemkab berharap agar kalurahan segera memenuhi ketentuan tersebut.
Berdasarkan data Pemkab Sleman awal Februari, dari 86 kalurahan hanya tujuh kalurahan yang menyediakan selter. Masing-masing Sumberrejo, Merdikorejo dan Margorejo (Tempel), Tirtomartani (Kalasan), Sambirejo (Prambanan), Wukirsari (Cangkringan), dan Sumbersari (Moyudan).
BACA JUGA : Corona Terus Bermutasi, Semua Pasien Covid-19 di Bantul
Di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro ini, keberadaan selter kalurahan kembali didorong mengingat kebijakan berlaku sampai dengan tingkat Rukun Tetangga (RT). "Kami sudah sejak awal mendorong pengadaan selter di tingkat kalurahan ini," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Sleman Budiharjo, Senin (15/2/2021).
Hanya saja, kata Budi, upaya tersebut mengadapi kendala seperti gedung selter dan juga tenaga petugas yang memahami penanganan pasien Covid-19. Kesulitan tenaga SDM tersebut, lanjut Budi masih bisa dimaklumi karena tidak semua petugas memiliki dasar ilmu kesehatan. Apalagi, saat menangani penyakit yang dihadapi ini sifatnya pandemi.
"Sebenarnya bimbingan teknis oleh Dinkes dan puskesmas kepada pamong kalurahan sudah pernah dilakukan. Itu dulu. Nah, selama PPKM Mikro ini, kemungkinan akan dilakukan refreshing kembali," kata Budi.
608 RT Zona Kuning
Sesuai Instruksi Bupati No.04/2021 disebutkan ketentuan isolasi mandiri bagi pasien positif dan kontak eratnya dengan pengawasan ketat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sleman, per 15 Februari 2021 terdapat 608 RT yang masuk zona kuning, tidak ada RT yang masuk zona oranye dan merah. Sisanya, sekitar 6.400 RT masuk kategori zona hijau.
BACA JUGA : 71 Desa di Bantul Sudah Punya Selter Covid-19
Dijelaskan Budi, sebelum pemberlakuan PPKM, kalurahan telah menerapkan program solidaritas tetangga yakni pemenuhan kebutuhan dasar pasien yang menjalani isolasi mandiri. Kebutuhan warga yang menjalani isolasi dibantu oleh tetangga sekitar. "Saat ini sesuai Instruksi Bupati, maka bantuan kebutuhan dibebankan pada APBD provinsi maupun kabupaten, dan APB kalurahan," ujarnya.
Terpisah, Panewu Cangkringan, Suparmono mengatakan lima kalurahan di wilayahnya dilengkapi dengan selter. Kondisi tersebut terjadi sejak awal masa pandemi. Sampai saat inipun, selter itu masih bisa dipakai. Hanya saja, katanya, masyarakat lebih memilih isolasi mandiri di rumah masing-masing.
"Lokasi selter ada yang menggunakan rumah penduduk seperti di Kalurahan Argomulyo, ataupun gedung sekolah seperti di Kepuharjo. Di Glagaharjo menggunakan fasilitas kalurahan. Untuk Wukirsari dan Umbulharjo menggunakan barak pengungsian," ungkapnya.
Sementara Lurah Kepuharjo Heri Suprapto mengakui jika sejak awal masa pandemi kalurahan menyediakan tempat isolasi mandiri. Jumlahnya bahkan lebih dari satu unit dan tersebar di beberapa dusun. "Ya sudah ada sejak awal pandemi. Tapi wilayah kami sekarang sudah zona hijau sehingga tempat karantina tidak dipakai lagi," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Kaesang Pangarep menyatakan siap maju sebagai caleg DPR di Dapil V Jawa Tengah pada Pemilu 2029. PSI menyiapkan konsolidasi hingga tingkat RT.
Tiga kandang ayam di Kedawung, Sragen, terbakar selama 4,5 jam. Sebanyak 54.000 ekor ayam mati, satu penjaga terluka, kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.
Harga pangan nasional hari ini, telur ayam ras Rp29.600 per kg, bawang merah Rp42.150 per kg, dan cabai rawit merah Rp54.400 per kg.
Menpar Widiyanti menargetkan Geopark Ijen mempertahankan predikat green card UNESCO melalui penguatan pengelolaan dan revalidasi pada Agustus 2026.