Ke Paris, Wisatawan dari Brebes Lolos Penyekatan

Suasana Parangtritis di Kabupaten Bantul, di Lebaran kedua pada Jumat (14/5 - 2021). Harian Jogja/ atur Dwi Janati
14 Mei 2021 21:43 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Pantai Parangtritis (Paris) di Kabupaten Bantul masih menjadi destinasi favorit para pelancong lokal dan luar daerah.

Tak hanya dipadati pengunjung asal DIY, sejumlah pengunjung luar daerah pun terpantau piknik ke Pantai Parangtritis.

Salah satu pengunjung luar daerah yang jauh-jauh ke Pantai Parangtritis adalah Irma Via. Berangat pada Jumat (14/5/2021) pukul 09.00 WIB dari Brebes, Jawa Tengah, Irma bersama rombongan keluarganya sampai ke Pantai Parangtritis sore hari. "Diajak sama keluarga ke sini. Emang tujuannya memang mau ke sini, aslinya Brebes. Setelah ini mau ke Malioboro," katanya.

"Di sini tidak ada keluarga. Memang dari Brebes ke sini cuma mau trip sama keluarga," ujarnya.

Menurut Irma perjalanan dari Brebes ke Jogja lancar. Melakukan perjalanan berjam-jam melewati sejumlah pos penjagaan, nyatanya Irma tak sekali pun diperiksa. "Tadi sih enggak ada penyekatan. Langsung aja, lancar," ujarnya.

Padahal kendati tidak mudik dan hanya berwisata, Irma dan keluarganya sebenarnya sudah mempersiapkan segala surat-surat yang dibutuhkan bila sewaktu-waktu diperiksa. "Dari keluarga sendiri sudah menyiapkan surat-surat bebas Covid-19 sama surat sehat," katanya.

Irma mengaku menikmati bewisata ke Pantai Parangtritis. "Cukup nyaman cuma kayaknya lagi ramai banget ini juga kan habis Lebaran. Sebenarnya khawatir sih pasti ada waswas gitu, tapi coba untuk mematuhi protokol kesehatan. Tapi saya sendiri enggak pakai masker karena mau main air," ujarnya.

Berdasarkan pantauan harianjogja.com, pengunjung yang berada di bibir pantai memang tidak mengenakan masker. Pasalnya mayoritas dari mereka bermain air yang bisa membasahi masker. Sementara itu pengunjung yang tidak bermain air dan tidak sedang makan mayoritas masih menggunakan masker.

Meskipun ramai, luasan pantai yang lebar, membuat jaga jarak masih mungkin dilaksanakan.

Pengunjung lainnya, Feri Widodo datang bersama sembilan orang sanak keluarganya.

Parangtritis dipilih Feri karena letaknya yang dekat dan atas permintaan anak-anaknya yang ingin diajak liburan ke pantai.

Feri yang telah membentuk kastil pasir bersama anaknya memang sedang tak pakai masker. Pasalnya anak dan keponakan Feri yang masih anak-anak pun sudah basah kuyup, sehingga tak mungkin pakai masker saat bermain air. "Ini nanti pulangnya secapeknya anak-anak saja baru pulang," ujarnya.