KIP Kuliah 2026 Mulai Cair, Ini Hak dan Larangannya
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Suasana Bulak Umpeng, Minggu (5/9/2021). Harian Jogja/JUMALI.
Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kapanewon Piyungan, Bantul memastikan objek wisata Bulak Umpeng di Padukuhan Daraman, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan ditutup sementara.
Hal ini menyusul meninggalnya 6 warga Daraman dalam kecelakaan truk saat mengangkut batu dari sekitaran Candi Ijo, Jumat (3/9/2021) malam.
“Sementara ditutup. Karena masih dalam masa berkabung atas peristiwa kecelakaan yang terjadi kemarin,” kata Panewu Piyungan Anton Yulianto, Minggu (5/9/2021).
BACA JUGA : Telan 6 Korban Meninggal, Begini Kronologi Kecelakaan Maut di Dekat Tebing Breksi
Sementara Dukuh Daraman, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Syamsul Arifin mengatakan jika keenam warganya tersebut meninggal saat kecelakaan truk saat mengangkut batu dari sekitaran Candi Ijo, Jumat (3/9/2021) malam.
Saat itu warga yang berinisiatif menambah 10 set tempat duduk dari batu dengan panjang sekitar satu meter dan memiliki tinggi dan lebar sekitar 50 sentimeter yang akan diletakkan di Bulak Umpeng. Tempat duduk itu dipesan di perajin batu di kawasan Candi Ijo, Prambanan.
Pada Jumat (3/9/2021) usai Maghrib, ada sebanyak 11 orang, termasuk sopir truk berangkat ke Candi Ijo untuk mengambil pesanan tempat duduk tersebut. Namun nahas, saat pulang truk tersebut mengalami kecelakaan di turunan yang tajam di sekitar Tebing Breksi.
“Akibat kecelakaan itu, dari 11 orang, enam orang dinyatakan meninggal dunia,” katanya.
BACA JUGA : Laka Maut Dekat Tebing Breksi, Korban Meninggal Bertambah Jadi 6 Orang
Syamsul mengungkapkan, sebelum menjadi objek wisata, kawasan Bulak Umpeng adalah area jalan tanah untuk akses pertanian warga. Oleh warga pada 2020, kawasan itu dilakukan pengerasan jalan dengan cor beton dan dikembangkan menjadi destinasi wisata, Bulak Umpeng. Pengunjung yang datang rata-rata adalah para goweser yang bisa melihat pemandangan bentangan Pegunungan Sewu dan sawah.
“Karena banyak yang datang, maka akhirnya dibuatlah gubuk-gubuk kecil. Pengunjung bisa menikmati pemandangan dan makan makanan tradisional di sini,” jelas Syamsul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.