Diduga Tertekan, Bocah Kelas VI SD di Tridadi Sleman Gantung Diri

Ilustrasi - Freepik
09 September 2021 16:27 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang bocah laki-laki berinisial NR yang masih berusiah 12 tahun nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Bocah yang tinggal di Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman, itu diduga tertekan lingkungan pergaulan.

Kanit Reskrim Polsek Sleman, Iptu Eko Haryanto, menjelaskan NR ditemukan sudah tak bernyawa pada Rabu (8/9/2021) pukul 19.40 WIB. “Ditemukan oleh bapaknya di dalam kamar korban, dalam kondisi gantung diri menggunakan tali plastik,” ujarnya, Kamis (9/9/2021).

BACA JUGA: Status Doktor Tak Diakui, Dosen & Karyawan UPN Gelar Aksi Keprihatinan

Tali plastik tersebut sudah ada di kamar korban sebelumnya, biasa digunakan untuk menggantung lampu kamar. Tindakan korban untuk bunuh diri ini dinilai sangat mendadak, pasalnya tidak ada tanda-tanda depresi sebelum nya.

Di sore hari sebelum kejadian, korban yang duduk di bangku kelas VI SD ini masih bermain dengan teman-temannya di kamar korban. Namun, sebelum mengakhiri hidupnya, korban sempat menghubungi pacarnya dan membuat status Whatsapp.

Dalam statusnya, korban menyampaikan banyak orang yang memfitnahnya. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada pacarnya jika nanti jarak mereka akan semakin jauh. Dari status Whatsapp ini, diduga bocah SD itu merasa tertekan hingga memilih bunuh diri.

Korban merupakan anak terakhir dari tiga bersaudara. “Dugaan bunuh diri karena merasa tertekan ada yang memfitnah. Masalah psikologis mungkin, karena perasaan dia merasa ada yang memfitnah,” ungkapnya.