Pengendara Vario Tabrak Gerobak Satai Berujung Ganti Rugi Rp2,5 Juta

Suasana di sekitar lokasi tabrakan yang melibatkan sepeda motor dan gerobak satai di kawasan Jalan Letjend Suprapto, tepatnya di depan Bank BRI Unit Ngampilan, Selasa (14/9) sekira pukul 21.30 WIB. - Ist.
16 September 2021 12:37 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, GEDONGTENGEN - Seorang pengendara sepeda motor menabrak penjual beserta gerobak satainya di kawasan Jalan Letjend Suprapto, tepatnya di depan Bank BRI Unit Ngampilan, Kota Jogja, Selasa (14/9) sekira pukul 21.30 WIB. Diduga tabrakan itu terjadi akibat minimnya lampu penerangan di sekitar lokasi.

Kapolsek Gedongtengen, Kompol Budi Riyanto mengatakan, pengendara sepeda motor tersebut adalah Febri Nur Resa, 17, warga Kampung Badran Kelurahan Bumijo. Sementara penjual satai bernama Mat Pongkor, 43, warga Notoyudan Kelurahan Pringgokusuman.

Saat insiden itu, Febri mengendarai sepeda motor berjenis Honda Vario dengan nomor polisi AB 4092 PH. Dia melaju dari arah utara dengan kecepatan cukup tinggi. Sementara Mat Pongkor disebut hendak menyeberang dari sebelah barat Bank BRI Unit Ngampilan ke sisi timur.

"Karena tidak adanya lampu penerangan jalan dan jarak terlalu dekat, pengendara sepeda motor tidak bisa menghindar akhirnya terjadi kecelakaan lalu lintas," jelas Kapolsek, Kamis (16/9).

Insiden itu disebut Kapolsek tidak menyebabkan luka yang serius. Hanya sepeda motor mengalami sedikit ringsek dan gerobak santai mengalami kerusakan. Satai keperluan berjualan juga sempat berhamburan di sekitar lokasi.

"Atas kejadian itu akhirnya kedua belah pihak melakukan mediasi dan selesai secara kekeluargaan. Sehingga kasus tersebut tidak dilanjutkan ke kepolisian," jelas dia.

Dalam mediasi itu, pengemudi sepeda motor bersedia mengganti rugi gerobak satai berikut kerugian lainnya. Adapun besaran ganti rugi yakni kurang lebih senilai Rp2,5 juta. "Kami imbau agar masyarakat tetap waspada di masa PPKM sebab lampu penerangan jalan masih ada yang dipadamkan di beberapa titik," urai Kapolsek.