Libur Akhir Tahun, Ratusan Personel Diterjunkan untuk Mengawasi Prokes

Wakapolres Kulonprogo, Kompol Sudarmawan (kanan) saat memberikan sosialisasi tentang protokol kesehatan dalam Operasi Zebra Progo 2020 di simpang lima Karangnongko, Kapanewon Wates, Senin (26/10/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara\\r\\n
17 Desember 2021 13:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Pariwisata Gunungkidul bersiap menyambut membludaknya kunjungan saat libur akhir tahun. Ratusan pesonel dari lintas sektor siap diterjunkan untuk pengawasan, khususnya yang berkaitan dengan protokol kesehatan di kawasan wisata.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, libur akhir tahun menjadi harapan terakhir dalam upaya mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi masuk pariwisata. Hingga saat ini, capaian sudah 90% dari target sebesar Rp12 miliar. “Mudah-mudahan dengan libur natal dan tahun baru bisa mendongkrak PAD. Terlebih lagi, PPKM level tiga tidak jadi diterapkan,” katanya, Jumat (17/12/2021).

Dia menjelaskan, sudah ada koordinasi dengan pihak terkait seperti dari Kalurahan hingga SAR Satlinmas terkait kesiapan pelaksanaan libur nataru. Untuk personel yang dilibatkan selama libur nataru sebanyak 383 personel dari TNI/Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, kapanewon, satpol PP hingga dari kalurahan.

“Tujuan penambahan petugas untuk memastikan protokol kesehatan benar-benar diterapkan di kawasan wisata,” ungkapnya.

Baca juga: Pembukaan Vaksinasi Usia 6-11 Tahun Libatkan 500 Siswa SD

Menurut Hary, untuk mendukung protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus, sudah disiapkan aplikasi Peduli Lindungi di seluruh tempat wisata yang dipungut retribusi. Selain itu, sebagian besar destinasi wisata juga teah mengantongi sertifikat CHSE.

“Wisatawan harus melakukan scan Aplikasi PeduliLindungi dan juga protokol kesehatan ketat,” kata Hary.

Adapun selama libur akahir tahun tetap melakukan screning awal untuk angkutan wisatawan di terminal Semin, dan Kawasan Rest Area Bunder, Playen. Pemeriksaan awal ini bertujuan agar wisatawan mempersiapkan aplikasi PeduliLindungi sehingga saat masuk (TPR) tidak terjadi antrean kendaraan. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar,” katanya.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah berkomitmen membantu pemkab untuk pengamanan libur akhir tahun. Salah satunya akan difokuskan pada pengamanan obyek vital.

17 Objek Vital

Total ada 17 objek vital yang jadi prioritas pengamanan saat Operasi Lilin Progo 2021 yang terlaksana hingga awal Januari 2022 mendatang. Obyek vital ini di antaranya pengamanan lima gereja besar, delapan obyek wisata, serta empat titik yang jadi prioritas.

Dia menjelaskan, destinasi wisata yang jadi perhatian berada di kawasan pantai dan tiga obyek lainnya berada di Kapanewon Playen, Karangmojo, dan Patuk. Adapun empat titik lain yang juga jadi prioritas adalah Gua Maria Tritis Paliyan, Bukit Paralayang Watugupit Purwosari, Taman Bunda Maria Gedangsari, dan patroli di titik yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Kami juga akan mengantisipasi saat malam pergantian tahun dengan pengawasan di Alun-Alun Kota Wonosari dan Bukit Bintang,” katanya.