Vaksin Mendekati Kedaluwarsa Akan Dipakai Sebagai Booster untuk Guru DIY

Siswa mendapatkan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan di SMP Negeri 2 Wonosari, Kamis (12/8/2021). - Harian Jogja/David Kurniawan
04 Januari 2022 16:37 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY akan mengajukan izin penggunaan vaksin sisa yang belum habis kedaluwarsa sebagai vaksin ketiga atau booster. Salah satu sasaran vaksin booster adalah kalangan guru serta tenaga kependidikan.

Ketua Satgas Percepatan Vaksinasi DIY Sumadi mengatakan DIY siap melakukan vaksinasi ketiga (booster) sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat. DIY memiliki stok vaksin yang dikejar masa kedaluwarsanya. Pemda DIY akan mengajukan penggunaan stok vaksin yang ada sebagai vaksin booster.

BACA JUGA: Ribuan PKL Malioboro Dipindah Bulan Ini, Sewa Tempat Baru Digratiskan

“Karena di wilayah Jawa dan Bali persentasenya sudah cukup tinggi, kalau [stok vaksin yang tersisa] dikirim ke luar Jawa agak repot dari sisi akomodasi. Kami melihat ke asas manfaat, daripada expired dibuang, lebih baik dimanfaatkan untuk booster,” katanya, Selasa (4/1/2022).

Ia belum dapat memastikan jumlah vaksin yang akan digunakan untuk booster. Tetapi, Sumadi memberikan gambaran setiap pekan selalu ada vaksin yang mendekati kedaluwarsa. "Waktu kedaluwarsanya berbeda-beda, ada yang pekan ini, pekan depan dan seterusnya. Tetapi setiap pekan selalu ada," ujarnya.

BACA JUGA: Datangi Fans Persis, Suporter PSIM Bentrok dengan Jukir Beringharjo, 1 Orang Ditangkap

Vaksinasi ketiga untuk para guru ini akan diberikan setelah ada izin. "Kalau memang sudah mendapatkan izin dari Pusat dan stok vaksin ada, saya kira DIY siap untuk booster para guru. Bisa juga bersamaan dengan vaksinasi anak usia 6-11 tahun," katanya.