Capaian Reservasi Hotel Jogja di Libur Akhir Tahun Meleset dari Target

Ilustrasi lobi hotel - Freepik
06 Januari 2022 20:27 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) DIY menyebut target reservasi di masa libur akhir tahun lalu tak tercapai. Pengusaha menargetkan angka reservasi bisa 80%, tetapi kenyataannya hanya 60%.

“Meleset. Tapi kami bersyukur dibandingkan dengan kondisi tahun lalu,” kata Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono, Kamis (6/1/2022).

BACA JUGA: PKL Malioboro Ingin Pindah Setelah Lebaran, Sultan Jogja Minta Segera

Deddy mengatakan penundaan cuti bagi para aparatur sipil negara (ASN) turut membuat reservasi tidak sesuai target.

Penundaan cuti bagi ASN tersebut membuat reservasi hotel jadi terisi pada Januari dan Februari. Padahal pada tahun-tahun sebelumnya apalagi di masa pandemi, Januari dan Februari masuk masa low season bagi industri perhotelan.

Deddy menyebut angka reservasi hotel bisa di angka 40-60 persen pada Januari dan Februari ini dan ada pemerataan tingkat reservasi di sejumlah hotel. “Sekarang reservasi di Januari dan Februari itu rata-rata sudah mencapai 42,5 persen ini yang patut kami syukuri,” imbuhnya.

Edukasi dan disiplin terhadap protokol kesehatan (prokes) tetap menjadi kunci bisnis perhotelan.

“Strategi kami di 2022 ini masih mem-branding Jogja aman sehat dan nyaman. Kemudian juga penguatan prokes,” ungkapnya.

BACA JUGA: Ngopi di Ketinggian 40 Meter Dipersoalkan, Ini Tanggapan Pengelola Jogja Sky

Kepala Seksi Pelayanan Informasi Pariwisata Kota Jogja, Rara Dian Astuti, menyebut 1,28 juta wisatawan datang ke Jogja selama 2021. Angka ini belum memuaskan.

“Untuk akhir tahun kami belum hitung ulang jumlahnya. Target kami di tahun ini semoga bisa melonjak dan pandemi kian tertangani agar industri pariwisata bisa bergerak," ucapnya.