Advertisement

Gepeng di Bantul, Satpol PP: Siang Sepi, Kami Pulang Mereka Berdatangan

Catur Dwi Janati
Rabu, 20 April 2022 - 21:17 WIB
Arief Junianto
Gepeng di Bantul, Satpol PP: Siang Sepi, Kami Pulang Mereka Berdatangan Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kulonprogo tengah mendata salah satu gelandangan yang terciduk dalam penertiban gelandangan dan pengemis di Alun-Alun Wates, Senin (28 - 1)./Ist

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL--Sejumlah gelandangan dan pengemis (gepeng) mulai terlihat di sejumlah fasilitas publik dan persimpangan jalan di Bantul. Untuk menghindari petugas, beberapa gepeng baru beroperasi saat jam kerja petugas rampung. 

Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta menerangkan, dari momen yang sudah-sudah, menjelang perayaan Idulfitri para gepeng mengalami peningkatan. "Berkaitan dengan ketenteraman ketertiban secara umum, nanti kami akan coba lakukan penyisiran supaya keberadaan dari gepeng ini menjadi satu situasi yang terkendali," kata Yulius, Rabu (20/4/2022).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Kami sudah tahu titik-titik yang biasanya [gepeng] muncul, seperti di perempatan Kasihan, Madukismo, mungkin juga perempatan Kasongan, Sudimoro, Giwangan, nanti kita akan kami lakukan pengecekan supaya ini tidak menjadi satu kesan yang menjadi pembiaran," ucap dia.

BACA JUGA: Piknik ke Bantul saat Lebaran, BPBD Bantul: Patuhi Rambu-Rambu Peringatan di Objek Wisata

Dijelaskan Yulius, bahwa piihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial, pada prinsipnya Dinsos bersama OPD terkait memcoba melakukan upaya penertiban terhadap keberadaan gepeng. Namun Yulius menduga para gepeng sudah tahu jam-jam yang biasanya Satpol PP melakukan operasi.

Saat jam-jam siang tidak tampak, tetapi sore hari mereka mulai beroperasi, tepat sekitar jam kerja petugas rampung. "Kelihatannya mereka tahu juga atas operasi-operasi yang kita lakukan mungkin di jam kerja," ujarnya.

Bila hipotesis ini benar, maka Yulius juga bakal merombak jam operasi agar tidak diketahui oleh gepeng. "Makanya nanti coba kita petakan, kira-kira keberadaan mereka itu sudah menghindari petugas mungkin nanti operasi kita juga akan menyesuaikan," imbuhnya.

"Belum begitu mencolok [kiriman gepeng], nanti di samping yang di jalan-jalan, mungkin ketika khususnya yang di hari libur yang di tempat-tempat wisata kita pun mohon kerja samanya dari pihak-pihak terkait atau pun Pokdarwis sekiranya memang ada aktivitas yang mengganggu atas kenyamanan wisatawan mungkin juga akan kami tertibakan," kata dia.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Awan Panas Semeru Masih Keluar, BPBD Lumajang Tetapkan Masa Tanggap Darurat 14 Hari

News
| Senin, 05 Desember 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement