Ribuan Suporter Sambut Meriah Pengibaran Bendera Iran di Los Angeles
Pengibaran bendera Iran di Stadion Los Angeles saat Piala Dunia 2026 disambut meriah suporter. Iran juga sukses menahan Selandia Baru 2-2.
Sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPST Piyungan, Rabu (23/12/2020). Setelah ditutup warga beberapa hari terakhir, kini TPST Piyungan dibuka kembali./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA--Kawasan Zona A dan Zona B TPST Piyungan dibikin terasering sebelum nantinya ditutup permanen untuk dipindah ke lokasi transisi. Terasering diperkirakan mencapai ketinggian 140 meter di atas permukaan laut.
Kepala Balai Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup DIY, Jito menjelaskan penataan TPST Piyungan dilakukan supaya tidak menimbulkan masalah, tidak longsor dan lindinya bisa tertangani sehingga tidak mencemari lingkungan, sehingga dilakukan optimalisasi TPST Piyungan.
BACA JUGA: Buka sampai Malam saat Liburan, Perputaran Uang Pasar Beringharjo Tembus Rp5 Miliar per Hari
Upaya pengoptimalan itu memerlukan anggaran besar dan Pemda DIY tidak sepenuhnya mampu sehingga meminta bantuan ke Kementerian PUPR. “Posisi sekarang [optimalisasi TPST] masih jalan, posisi selesai sampai Juni [2022] nanti,” katanya saat ditemui di Kantor DLH DIY Jalan Argolubang, Baciro, Kota Jogja, Rabu (11/5/2022).
Dia mengatakan dalam klausul kontrak luaran terkait optimalisasi tersebut, TPST akan dibuat terasering dengan ketinggian sampai 140 meter di atas permukaan laut.
Dengan banyaknya volume sampah yang masuk setiap harinya, perkiraan awal pada Maret 2022 untuk zona A TPST Piyungan sudah tidak mampu menampung lagi.
Adapun zona A setelah dilakukan penataan terasering ternyata masih bisa ditekan dengan ketinggian posisi saat ini 136 meter dpl. Sedangkan untuk zona B ketinggian saat ini mencapai 108 mdpl.
“Jika nanti sudah mencapai ketinggian 140 meter sudah tutup semuanya [zona A dan zona B] kami pindah TPA Transisi. Terasering proses penyelesaian. Untuk terasing zona A ini pekerjaannya sudah mencapai 95 persen, tinggal setelah ditata yang paling atas volumenya ada penurunan,” ujarnya.
BACA JUGA: Warga Jogja Pilih Tumpuk Sampah di Depan Rumah, Ini Foto-Fotonya..
Adapun lahan yang disiapkan untuk TPA transisi seluas 1,9 hektare dan 2,3 hektare yang berada di sebelah timur laut dari zona A dan zona B. Setelah zona Z dan zona B mencapai 140 meter dpl kemudian ditutup dengan lapisan geotekstil kemudian dilapisi tanah dan ditanami rumput.
“Saat ini sedang disiapkan untuk lokasi transisi, kalau zona A dan B untuk bisa sampai ketinggian 140 meter, bisa dipakai lima sampai enam bulan [pembuangan sampah],” katanya.
Pemanfaatan zona A dan zona B atau lahan lama dengan durasi sekitar lima sampai enam bulan tersebut bisa tercapai dengan catatan volume sampah masih sebatas normal. Karena faktanya terjadi kenaikan dari sebelumnya 600 ton per hari saat ini 770 ton per hari.
“Itu di luar lebaran yang bisa mencapai 900 ton per hari, kalau naik terus setiap harinya mungkin tidak sampai enam bulan ke depan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengibaran bendera Iran di Stadion Los Angeles saat Piala Dunia 2026 disambut meriah suporter. Iran juga sukses menahan Selandia Baru 2-2.
Rekomendasi 12 mobil bekas keluarga paling bandel dan murah, mulai Toyota Kijang Kapsul hingga Innova, lengkap dengan kisaran harga dan tips membeli.
Kondisi Alex Marquez terus membaik usai cedera serius di MotoGP Catalunya 2026. Marc Marquez menyebut sang adik sudah mulai berlatih fisik dan siap menuju comeb
WhatsApp mulai menguji fitur panggilan suara dan video grup di WhatsApp Web. Pengguna dapat melakukan panggilan hingga 32 peserta langsung dari browser.
FIFA menyatakan Shaun Evans tidak melanggar aturan disiplin terkait gestur kontroversial di Piala Dunia 2026 meski tetap menuai kritik.
Nagita Slavina dikabarkan menjadi Presiden Persikad Depok. Langkah ini membuka peluang duel menarik melawan RANS Nusantara milik Raffi Ahmad di Championship.