Advertisement

Nekat Terobos Lampu Merah, Pemotor Tabrak Pemotor Lain, Bocah 1 Tahun Jadi Korban

David Kurniawan
Senin, 06 Juni 2022 - 17:07 WIB
Arief Junianto
Nekat Terobos Lampu Merah, Pemotor Tabrak Pemotor Lain, Bocah 1 Tahun Jadi Korban Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Nekat menerobos traffic light, seorang pengendara sepeda motor menabrak pengendara sepeda motor lainnya di simpang empat Pancuran, Kalurahan Kepek, Wonosari, Senin (6/6/2022).

Kanit Penegakkan Hukum, Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi mengatakan kecelakaan tersebut bermula saat sepeda motor Yamaha Vega bernopol AB 5976 GH yang dikendarai Tuti Indriyani, warga Siraman, Kapanewon Wonosari, melaju dari arah Siyono menuju selatan.

BACA JUGA: Bakal Ada Pelabuhan di Gesing, DPRD Gunungkidul: Nelayan Jangan Cuma Jadi Penonton

Sesampainya di simpang empat, dia pun berhenti karena lampu lalu lintas berwarna merah. Saat lampu hijau menyala, dia pun kembali melaju, tetapi di saat bersamaan dari arah Kapanewon Paliyan (arah barat) melaju sepeda motor Yamaha Jupiter MX AB 5431 FM yang dikendarai Fandi Fathurohman asal Kalurahan Giring, Paliyan.

Kedua sepeda motor itu pun bertabrakan tepat di tengah-tengah perempatan Pancuran. “Pengendara Yamaha Vega membawa dua penumpang. Salah satunya anak berusia enam tahun dan satunya berusia 14 tahun,” kata Darmadi, Senin sore.

Menurut dia, dalam peristiwa ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, empat orang yang terlibat kecelakaan mengalami luka.

BACA JUGA: Tahun Depan Pantai Gesing Jadi Pelabuhan, 30 Nelayan Magang ke Sadeng

Pengendara Jupiter MX luka memar di bagian kepala. Sedangkan pengendara Vega mengalami memar bagian rahang dan kaki. “Untuk kedua anak yang dibonceng, satu mengalami patah kaki dan satunya [korban berusia enam tahun] mengalami patah gigi dan lecet. Seluruh korban sudah dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan,” katanya.

Darmadi menambahkan, kecelakaan ini terjadi karena pengendara motor Jupiter nekat menerobos lampu merah. “Harusnya berhenti, tapi tetap berjalan hingga akhirnya tabrakan tidak dapat dihindarkan,” katanya.

Dia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama sehingga peristiwa yang sama tidak terulang lagi. “Harus mematuhi segala peraturan dalam lalu lintas karena kecelakaan tidak hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga orang lain,” katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Erick Thohir: Rasio Utang BUMN Turun Jadi 35 Persen

News
| Selasa, 05 Juli 2022, 04:47 WIB

Advertisement

alt

7 Makanan Indonesia Favorit Dunia

Wisata
| Sabtu, 02 Juli 2022, 11:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement