Kekurangan Murid, SD Negeri di Dlingo Bantul Bersiap Digabung
Disdikpora Bantul menyiapkan regrouping satu SD negeri di Dlingo yang terus kekurangan murid dan tidak membuka pendaftaran siswa baru pada SPMB 2026.
Ilustrasi traveling/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA — Kenaikan harga tiket pesawat sebagai imbas peningkatan biaya bahan bakar diklaim tidak berdampak terhadap kunjungan wisatawan ke Jogja.
Sampai pertengahan tahun ini, wisatawan mancanegara dan domestik ke Jogja tetap tinggi, utamanya pada akhir pekan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Wahyu Hendratmoko mengatakan, transportasi udara bukanlah satu-satunya pilihan yang digunakan oleh wisatawan ke Jogja. Banyak moda transportasi alternatif yang dimanfaatkan oleh wisatawan, seiring dengan pesatnya pembangunan infrastruktur.
"Harga tiket memang melambung tinggi, tapi Kota Jogja jumlah wisatawannya belum terpengaruh. Karena banyak juga yang masuk lewat jalur darat atau road trip, mereka memanfaatkan tol trans Jawa masuk ke Jogja, ada juga, paket wisata naik mobil pribadi atau bus sehingga wisatawannya tidak banyak berpengaruh," kata Wahyu, Minggu (21/8/2022).
Menurut Wahyu, secara geografis karakteristik Jogja cukup berbeda dengan daerah wisata lain. Ia mencontohkan, Bali yang kurang memungkinkan dikunjungi melalui perjalanan darat.
Hal ini terbukti, sampai dengan Juli lalu, sebanyak 3,9 juta wisatawan domestik dan mancanegara telah berkunjung ke Jogja. Jumlah ini diperoleh dari catatan keterisian kamar di sejumlah hotel.
"Itu belum termasuk dari yang hanya one day trip. Jadi jumlahnya mungkin bisa mencapai dua atau tiga kali lipat dari pada angka itu," jelasnya.
Untuk puncak kunjungan wisatawan di Jogja, tahun ini diyakini terjadi pada masa Lebaran dan musim libur murid sekolah beberapa waktu lalu. Geliat wisatawan mancanegara juga sudah terlihat sejak Agustus ini. Sejumlah kampung yang kerap ditinggali wisatwan asing, mulai kembali ramai seperti Prawirotaman dan Sosromenduran.
Sebelumnya, pemerintah menetapkan Keputusan Menteri Nomor 142 Tahun 2022 yang berlaku pada 4 Agustus 2022. Aturan itu memperbolehkan maskapai menaikkan harga tiketnya maksimal 15% dari tarif batas atas (TBA) untuk pesawat jenis jet dan maksimal 25% dari TBA untuk pesawat jenis propeller.
Kepala Dispar DIY, Singgih Raharjo berharap agar peningkatan tiket pesawat tidak berpengaruh signifikan terhadap kunjungan wisatawan ke Jogja. Ia menyebut, wisatawan kini bisa memanfaatkan berbagai moda transportasi lain seperti kereta api dan mobil pribadi jika tarif pesawat dinilai tinggi.
"Sejauh ini belum terdampak memang, dilaporkan dari YIA juga masih cukup ramai akhir pekan ini," jelas dia.
Sampai saat ini, Dispar DIY juga masih menunggu dibukanya penerbangan Singapura-Jogja melalui Bandara YIA untuk menambah rute wisatawan untuk datang ke Jogja khususnya wisatawan mancanegara. Sebab saat ini penerbangan internasional yang dibuka hanya Kuala Lumpur menuju Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora Bantul menyiapkan regrouping satu SD negeri di Dlingo yang terus kekurangan murid dan tidak membuka pendaftaran siswa baru pada SPMB 2026.
PSIM Jogja resmi melepas Fahreza Sudin jelang Super League 2026/2027. Gelandang asal Ternate itu menjadi pemain keenam yang berpisah.
Kunjungan Narendra Modi ke Candi Prambanan membuat akses wisata dialihkan selama 7-8 Juli 2026. Wisatawan tetap dapat berkunjung ke sejumlah area.
JadePuffer menjadi ransomware berbasis AI pertama yang mampu menjalankan serangan siber secara mandiri dan adaptif tanpa banyak campur tangan manusia.
Bupati Bantul akan memanggil manajemen RSGM untuk membahas tunggakan gaji 36 eks pekerja yang belum dibayarkan selama empat bulan.
Polresta Jogja memburu satu DPO baru dalam kasus pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja. Pria itu diduga mendanai pelarian tersangka ke Cilacap.