15 Kampus di DIY Dapat Edukasi Bahaya Narkoba, Mahasiswa Diingatkan Modus Liquid Vape
Sebanyak 15 perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapatkan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi mahasiswa baru
Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho./Istimewa
JOGJA—Pemda DIY secara khusus memfasilitasi para mahasiswa baru yang akan menjalani pendidikan di Jogja selama beberapa tahun ke depan. Penyambutan ini digelar melalui event Jogja Menyapa, yang akan digelar di Pintu Gerbang Barat kompleks Kepatihan atau berada di Jalan Malioboro pada Jumat (21/10) pukul 18.30 WIB. Sejumlah kegiatan menarik akan digelar di antaranya pemutaran teaser film bertajuk Ke Jogja; flashmob Jogja Menyapa bersama masyarakat, pemutaran video motion dan akan diisi hiburan dengan bintang tamu The Rain.
Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY, Aris Eko Nugroho, menjelaskan event Jogja Menyapa digelar untuk menyambut mahasiswa baru dari luar daerah yang menempuh pendidikan di wilayah DIY. Adapun kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa lama yang sudah berada di DIY maupun sebagian merupakan mahasiswa baru. Pelaksanaan Jogja Menyapa pada 2022 ini merupakan tahun ketiga. “Kegiatan ini istilahnya manggakke, selamat datang, bentuk lebih bersifat menyambut atau ucapan selamat datang di Jogja. Temanya Jogja Ambuka Gapuraning Jagad maknanya Jogja sebagai miniatur Indonesia,” katanya, Selasa (18/10).
Ia berharap mahasiswa baru tersebut tidak sekadar tinggal di indekos saja, tetapi dapat membaur dengan warga Jogja atau masyarakat sekitar tempat indekos. Sehingga mahasiswa dari luar Jogja tersebut tidak hanya sekadar kuliah di kampus, tetapi juga menyelami budaya yang ada di Jogja melalui aktivitas bersama masyarakat. “Karena kita di Jogja ini punya budaya adiluhung, harapannya adik-adik mahasiswa baru ini mulai mengenal budaya Jogja,” katanya.
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa baru bisa seperti berada di rumah sendiri karena mereka akan dilibatkan dalam berbagai aktivitas yang dilakukan oleh organisasi perangkah daerah (OPD) di lingkungan Pemda DIY. Jogja dengan berbagai potensi yang ada di dalamnya bisa menjadi rumah kedua bagi para pendatang untuk mewujudkan impian dan harapan mereka dengan menempuh pendidikan di Jogja. “Jogja ini sebagai perwujudan impian dan harapan melalui kota pendidikan sebagai kawah candradimukanya teman-teman yang berada di Jogja,” ucapnya.
Aris mengatakan Jogja Menyapa juga menjadi sarana penyebaran informasi dan sosialisasi terkait dengan Keistimewaan DIY kepada para mahasiswa baru yang datang ke Jogja serta penggunaan dana keistimewaan. Secara singkat dapat disebut mengenalkan Jogja dengan keistimewaannya.
Selama ini sudah ada beberapa program yang digulirkan Pemda DIY untuk memfasilitasi mahasiswa dari luar Jogja, salah satunya kegiatan Selendang Sutera (Semarak Legenda Suku-Suku se-Nusantara). Kegiatan ini melibatkan mahasiswa yang tergabung dalam ikatan mahasiswa yang berada di Jogja. Selain itu ada kegiatan Kemah Budaya yang melibatkan mahasiswa, tetapi saat pandemi terhenti pelaksanaannya. “Selain itu ke depan akan ada ada gelar semacam potensi keunggulan masing-masing daerah asal melibatkan mahasiswa asal luar Jogja, sehingga dapat mengenalkan potensi budaya mereka juga,” ujarnya.
Ia berharap dengan membaurnya mahasiswa dari luar Jogja dengan masyarakat sekitar harapannya dapat menjaga kondusivitas Jogja sebagai kota pelajar. Sehingga para mahasiswa tersebut tidak asing karena sudah seperti berada di rumah sendiri. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 15 perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapatkan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi mahasiswa baru
Gempa M3,5 mengguncang selatan Bantul, Sabtu (5/9/2026) pagi. BMKG mencatat pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 14 km.
Pakar Turki menilai pipa minyak melalui Suriah sulit menggantikan Selat Hormuz karena biaya tinggi, keamanan, dan minimnya investor.
Harga emas Pegadaian hari ini, Sabtu 5 September 2026, mencakup Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga buyback.
Kemlu memastikan dampak kabut asap karhutla lintas negara ditangani melalui kerja sama ASEAN dan koordinasi dengan negara tetangga.
Prabowo meminta penertiban kawasan hutan dilakukan tegas, profesional, transparan, dan akuntabel. Hasil penanganan diumumkan September 2026.