Advertisement

Sering Macet, Gejayan Sah Jadi Jalan Terpadat di Jogja

Newswire
Rabu, 25 Januari 2023 - 16:12 WIB
Budi Cahyana
Sering Macet, Gejayan Sah Jadi Jalan Terpadat di Jogja Tangkapan layar CCTV ujung selatan ruas Jalan Gejayan di Kota Jogja, Rabu (25/1/2023) pukul 15.00 WIB. - Antara/HO/CCTV.jogjakota.go.id

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Jalan Gejayan sering macet dan menjadi ruas jalan terpadat di Kota Jogja. Predikat itu berdasarkan hasil survei dan kajian pemutakhiran kinerja lalu lintas Dinas Perhubungan Kota Jogja pada 2022.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Golkari Made Yulianto mengatakan secara teori, Jalan Gejayan bisa dikategorikan jalan macet.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Dari hasil survei dan kajian yang kami lakukan di 110 ruas jalan di Kota Jogja, derajat kejenuhan atau VC ratio [volume capacity ratio] di Jalan Gejayan menjadi yang tertinggi, mencapai 1,23,” kata Golkari Made Yulianto, Rabu (25/1/2023).

BACA JUGA: Akhirnya Konstruksi Tol Jogja Solo Segera Dibangun di Kalasan, Ini Petanya

Menurut dia, tingginya derajat kejenuhan di ruas jalan tersebut bisa disebabkan berbagai faktor. Jalan Gejayan tidak terlalu lebar dan digunakan dua arah, ditambah banyaknya hambatan samping karena ada parkir dan pasar tradisional, serta volume kendaraan yang melintas cukup tinggi.

“Derajat kejenuhan lebih dari 1, bisa dikatakan jalan sudah macet, sudah sangat padat. Tetapi, pada kenyataannya memang masih ada waktu-waktu tertentu dengan tingkat kepadatan yang lebih rendah,” katanya.

Hasil kajian tersebut akan menjadi dasar bagi Dinas Perhubungan Kota Jogja untuk melakukan berbagai program guna meningkatkan kinerja lalu lintas.

BACA JUGA: UMP Rendah Jadi Sebab Kemiskinan di DIY Tinggi? Ini Kata Pakar

“Tentunya, kami akan lihat faktor penyebab kepadatan di jalan tersebut. Misalnya karena volume kendaraan tinggi maka bisa diambil kebijakan untuk tidak mengalirkan semua kendaraan melintasi jalan tersebut,” katanya.

Jika kepadatan disebabkan durasi lampu lalu lintas, dinas akan mengatur lampu lalu lintas sehingga arus kendaraan semakin lancar.

“Jika penyebabnya pelanggaran parkir, akan dilakukan penertiban yang lebih intensif. Kami akan lihat penyebab kepadatan tersebut,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Duh, Konsumsi Pemerintah Jadi Ganjalan Pertumbuhan Ekonomi di 2022

News
| Senin, 06 Februari 2023, 16:07 WIB

Advertisement

alt

Kunjungan Malioboro Meningkat, Oleh-oleh Bakpia Kukus Kebanjiran Pembeli

Wisata
| Senin, 06 Februari 2023, 10:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement