Advertisement

Pemda DIY Akan Bangun TPST Transisi Tahap 2 Berikut Instalasi Lindi Tahun Ini

Stefani Yulindriani Ria S. R
Jum'at, 03 Maret 2023 - 07:37 WIB
Arief Junianto
Pemda DIY Akan Bangun TPST Transisi Tahap 2 Berikut Instalasi Lindi Tahun Ini Sejumlah alat berat mengerjakan penggalian TPST Transisi Piyungan. - Harian Jogja/Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Air lindi (cairan dari air hujan di timbunan sampah) masih menjadi permasalahan di TPST Piyungan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP ESDM) DIY akan membangun TPST Piyungan Transisi Tahap 2 bersama dengan instalasi pengolahan lindi (IPL) terbaru tahun ini. 

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUP ESDM DIY, Rosdiana Puji Lestari menyampaikan Dinas PUP ESDM akan membangun saluran lindi dan drainase untuk mengatasi persoalan lindi tersebut.

Advertisement

Rosdiana menyampaikan diperkirakan untuk pembangungan TPST Piyungan Tahap 2 bersama dengan IPL-nya dianggarakan sekitar lebih dari Rp34 miliar.

Pembangunan tersebut akan dilakukan bersamaan dengan TPST Piyungan Transisi Tahap 2. “Tahun ini pembangunan TPA [TPST] Transisi Tahap 2 yaitu di barengi dengan pembangunan IPL-nya,” katanya. 

BACA JUGA: Belum Juga Ada Solusi, TPST Piyungan Masih Saja Alami Masalah Lindi

Dia menyampaikan nantinya akan ada IPL yang akan dibangun diperkirakan dapat menampung lindi dari TPST Piyungan Transisi Tahap 2 serta TPST Piyungan Transisi Tahap I.

“IPL yang akan kami bangun ini nantinya menampung air lindi yang dari TPST transisi tahap 1 maupun tahap 2, sehingga tahap 1 yang saat ini lindinya kami masukkan ke IPL existing akan kami pindah ke IPL yang akan kami bangun,” katanya. 

Rosdiana menyampaikan permasalahan lindi di TPST Piyungan disebabkan karena IPL yang ada sudah over kapasitas. Selain itu, Rosdiana menyampaikan ada pula permasalahan dengan pipa dalam saluran landfill. 

“Sebenarnya kalau konstruksi sampah dengan landfill itu kan sebenarnya di dalam, di dasarnya itu kan sudah ada pipa-pipa lindinya. Ternyata dengan berjalannya waktu ini beberapa mungkin ada yang pecah, ada yang bocor, sehingga lindinya banyak yang mengalir ke drainase,” katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kemenag Ingin Pesawat Angkutan Haji Tidak Lagi Delay

News
| Sabtu, 25 Mei 2024, 20:07 WIB

Advertisement

alt

Kyoto Jepang Larang Turis Kunjungi Distrik Geisha di Gion, Ini Alasannya

Wisata
| Kamis, 23 Mei 2024, 10:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement