APBD DIY 2027 Disiapkan Rp4,93 Triliun, Fokus pada Tiga Hal Ini
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Suasana pelatihan paralegal yang diselenggarakan LPBH NU Sleman di Resto and Coffee Omah Daren, Turi, Sleman. Ist
Harianjogja.com, SLEMAN–Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PCNU Sleman menyelenggarakan pelatihan Paralegal untuk Pemula, Sabtu (12/8/2023). Kegiatan menyasar para pengurus NU di tingkat kecamatan.
Wakil Ketua LPBH PCNU Sleman, Thalis Noor Cahyadi mengatakan para pengurus NU tingkat kecamatan hingga kalurahan perlu memahami hukum dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Tujuannya agar para pengurus NU dapat ikut berpartisipasi menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi di tengah masyarakat tanpa harus berakhir di pengadilan.
Apalagi, katanya, para pengurus Nahdlatul Ulama tingkat kecamatan kerap didatangi warga yang sedang mengalami masalah hukum. Padahal, tidak semua pengurus tingkat kecamatan memahami hukum. Nah, berangkat dari fenomena tersebut,
“Jika masalah yang dialami warga bisa diselesaikan secara kekeluargaan, ya diselesaikan secara kekeluargaan saja. Peran pengurus NU di sana, bisa ikut menyelesaikan hukum ketika ada warga yang mengadu masalah hukum,” tandas pengurus Rumah Bantuan Hukum Afta ini melalui siaran pers, Minggu (23/8/2023).
Sebaliknya, bila masalah hukum yang dialami warga tidak dapat diselesaikan secara kekeluargaan, maka dapat berkomunikasi dengan LPBH PCNU Sleman. “Nanti tim LPBH PCNU Sleman akan mengkaji masalah tersebut,” tandas advokat lulusan UIN Sunan Kalijaga ini.
Wakil Ketua Bidang Strategis dan Kerja Sama PCNU Sleman, Mohammad Alfuniam mengapresiasi para pengurus LPBH PCNU Sleman yang telah menyelenggarakan pelatihan paralegal bagi para pengurus NU tingkat kecamatan/kapanewon dan badan otonom NU se-Kabupaten Sleman.
Menurutnya, pelatihan paralegal ini sangat bagus mengingat masih banyak pengurus NU tingkat kecamatan yang belum memahami bagaimana menyelesaikan persoalan hukum yang dialami warganya.
“Kami berharap, pelatihan paralegal berlanjut sampai tingkat kalurahan. Sehingga, para pengurus tingkat kalurahan, rois, kyai dan ustad dapat mengerti hukum,” terang pria yang akrab disapa Kang Niam ini.
Ketua LPBH NU Sleman, Fatir Tashin Syafiq mengatakan, pelatihan paralegal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pengurus NU bagaimana cara menyelesaikan persoalan hukum di luar jalur pengadilan. Maksudnya adalah menyelesaikan masalah hukum dengan cara musyawarah kekeluargaan.
“Ketika para pengurus NU di tingkat bawah mengerti hukum, maka mereka dapat ikut memadamkan masalah hukum tanpa harus diselesaikan melalui jalur hukum,” terang Fatir.
Fatir menjelaskan, pelatihan paralegal ini diikuti oleh perwakilan pengurus NU tingkat kecematan/kapanewon. Dia berharap, pelatihan paralegal ini membuat para pengurus NU tingkat kecamatan/kapanewon dapat menjadi garda terdepan sekaligus menjadi rujukan masyarakat yang ingin berkonsultasi terkait berbagai masalah hukum.
“Para pengurus yang mengikuti paralegal ini bisa menjadi rujukan seseorang yang menemui sebuah masalah. Tapi, bila nanti mereka kurang menguasai hukum ya bisa berkoordinasi dengan LPBH PCNU Sleman,” pinta Fatir.
Pelatihan yang diikuti perwakilan Pengurus MWC NU tingkat Kapanewon/Kecamatan se-Kabupaten Sleman dan badan otonom tersebut diselenggarakan di Resto and Coffee Omah Daren, Turi, Sleman. Pelatihan Paralegal ini juga didukung oleh Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Sleman, Planet Biru, dan Kanta Digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Prabowo menyapa puluhan ribu warga Monas dari atas Maung Limousine usai menyaksikan Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara.
Sebanyak 26 pendaki Gunung Bawakaraeng mengalami cedera hingga hipotermia saat mengikuti rangkaian HUT ke-81 RI.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 18 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk waktu tiba di setiap stasiun.
KMP Putri Yasmin dinyatakan laik laut sebelum terbakar di Selat Lombok. Pemerintah menyoroti verifikasi manifest penumpang.
Tiga Sekolah Rakyat di DIY merayakan HUT ke-81 RI bersama di Kulonprogo untuk membangun kebersamaan dan percaya diri siswa.