Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Kantor Kejaksaan Negeri Gunungkidul - kejari-gunungkidul.kejaksaan.go.id
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pucuk pimpinan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungkidul bakal berganti. Dikabarkan Kepala Kejari Gunungkidul, Rinaldi Umar akan menduduki jabatan baru sebagai Direktur Pembinaan Keselamatan Tenaga Kerja di Kementerian Tenaga Kerja.
Kepala Seksi Intel, Kejari Gunungkidul, Herman Hidayat saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan adanya rencana pergantian Kajari. Meski demikian, ia belum bisa memastikan kapan serah terima jabatan akan dilangsungkan. “Pelantikan masih menunggu informasi lanjutan,” kata Herman, Rabu (11/10/2023).
Rotasi dan mutasi yang dilakukan di lingkungan Korps Adhyaksa ini dituangkan dalam Surat Keputusan No: KEP-IV-498/C/10/2023. Rencananya Kejari Gunungkidul Renaldi Umar bakal menduduki jabatan baru di Kementerian Tenaga Kerja sebagai Direktur Binwas Keselamatan Tenaga Kerja.
Adapun posisi yang ditinggalkan bakal diisi oleh Kepala Kejari Solok Selatan, Slamet Jaka Mulyana. “Nanti kami kabari kalau waktu pelatikan akan dilangsungkan,” katanya.
Untuk diketahui, Rinaldi menjadi Kajari Gunungkidul sejak Maret 2022 lalu. Sebelum menjabat, ia bertugas sebagai Atase Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Arab Saudi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Kerusuhan hajatan di Sragen viral di media sosial. Korban bersama tim musik resmi melaporkan dugaan penganiayaan ke Polres Sragen.
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.