Investasi di Gunungkidul Tembus Rp488 Miliar dalam Enam Bulan
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Ilustrasi lokasi tanah longsor./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kalurahan Tegalrejo, Gedangsari berharap kepada Pemkab Gunungkidul segera memperbaiki kerusakan jalan akibat longsor yang terjadi 16 Februari 2023. Meski jalur sudah bisa dilalui, tetapi hingga sekarang belum ada tanda-tanda diperbaiki.
Lurah Tegalrejo, Sarjono mengatakan, belum ada penanganan signifikan terhadap longsor perbukitan di wilayahnya yang sempat memutus akses jalan masyarakat. Agar bisa dilalui warga kerja bakti mengurangi material longsoran sehingga jalan yang sempat tertutup bisa dilalui. “Jalan yang tertutup berstatus milik kabupaten. Kami berharap bisa segera diperbaiki,” kata Sarjono kepada wartawan, Kamis (12/10/2023).
Menurut dia, penanganan yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat hanya bersifat sementara. Untuk akses, pada saat kemarau seperti sekarang masih bisa dilalui, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. “Material tanah yang sempat menutupi jalan hanya disingkirkan dengan dibuang ke jurang di samping jalan sehingga bisa dilalui,” katanya.
BACA JUGA: Sering Terjadi Bencana, Komisi III Dorong Peningkatan Kualitas Jalan di Wilayah Utara
Meski demikian, lanjut Sarjono, saat memasuki musim hujan kondisinya akan sangat berbahaya. Hal ini dikarenakan bisa memicu terjadinya longsor susulan. “Makanya kami berharap bisa segera diperbaiki. Sebab, kalau musim hujan jelas tidak bisa dilewati karena akan sangat berbahaya dikarenakan ada potensi longsor susulan,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Carik Tegalrejo, Sugiyanto mengatakan, bukit longsor yang menutup jalan kabupaten terjadi 16 Februari 2023 lalu. Menurut dia, material longsor yang menutup jalan sangat menggangu warga. Pasalnya, akses menjadi terputus sehingga warga harus memutar sejauh enam kilometer untuk bisa beraktivitas.
Meski demikian, Sugiyanto mengakui ada inisiatif warga untuk membuka jalan yang tertutup longsor. Upaya kerja bakti pembukaan sudah dimulai sejak pertengahan April lalu.
Total ada tujuh padukuhan yang warganya mengandalkan jalan ini untuk beraktivitas sehari-hari. Ketujuh padukuhan meliputi Ketelo; Gupit; Cremo; Ngipik; Hargosari; Soko dan Batuturu. “Biasanya lewat jalur yang ini, tapi karena tertutup longsor maka harus memutar sejauh enam kilometer,” katanya.
Dia berharap material longsoran bisa segera ditangani agar aktivitas warga kembali normal. Menurutnya, jalur alternative yang dinilai terlalu jauh dan kondisinya juga berbahaya karena terlalu ekstrem. “Naiknya ekstrem sehingga berbahaya bagi warga maupun anak-anak sekolah yang beraktivitas. Mudah-mudahan bisa segera dikeruk agar akses kembali normal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.