Motor Curian Dijual Rp2,3 Juta, Warga Karangmojo Ditangkap Polisi
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat menerima Laporan Hasil Pemeriskaaan (LHP) Kinerja Pemajuan dan Pelestarian Kebudayaan di Kantor Perwakilan BPK RI Wilayah DIY. Rabu (3/1/2024).Istimewa-Humas Sleman
Kerusakan Cagar Budaya di Sleman Wajib Diinventarisasi
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman diminta melakukan inventarisir terhadap objek cagar budaya yang mengalami kerusakan. Hal ini tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriskaaan (LHP) Kinerja Pemajuan dan Pelestarian Kebudayaan.
Laporan ini diserahkan oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi DIY, Widhi Widayat kepada Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo di Kantor BPK RI Perwakilan DIY, Rabu (3/1/2024). Didalam sambutannya, Kepala Perwakilan BPK RI, Wahyu Widayat memberikan apresiasi kepada pemkab atas komitmennya untuk pemajuan kebudayaan, khususnya dalam rangka mendukung pembangunan daerah. Hal ini terlihat adanya penetapan dan pemutakhiran Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah.
Selain itu, juga ada penetapan peraturan terkait dengan kebudayaan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Adapun program lainnya dilakukan dengan upaya internalisasi budaya melalui penggunaan objek pemajuan kebudayaan didalam kegiatan Pendidikan di Sleman.
“Kami juga memberikan apresiasi pembentukan tim pendata kebdayaan terpadu dengan uraian tugas dan tanggung jawab yang jelas,” katanya.
Baca Juga
Situs Seyegan Simpan Ratusan Benda Cagar Budaya Masa Hindu-Buddha
Daftar 20 Cagar Budaya Sleman yang Akan Dipasang Papan Nama
Waduh! Jembatan Cagar Budaya di Sleman Dipasangi Spanduk Partai dan Dicoret-coret
Meski demikian, ia mengakui ada beberapa catatan yang harus ditindaklanjuti. Widhi mencontohkan, ada upaya kajian dan inventarisasi yang dilakukan oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) terhadap cagar budaya yang mengalami kerusakan.
Selain itu, juga ada upaya penetapan target terhadap invetarisasi data kebudayaan secara periodic. “Pemkab dapat terus meningkatkan upaya pemajuan kebudayaan dengan Menyusun syandar dan rencana kebutuhan. Salah satunya dengan peningkatan kapasitas SDM yang dimiliki,” katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan laporan pemeriksaan hasil kinerja ini menjadi salah satu sarana pengawasan. Selain itu, juga sebagai upaya untuk evaluasi kinerja Pemkab Sleman agar berjalan dengan semakin baik. “Tentu akan kami tindaklanjuti atas hasil laporan tersebut,” kata Kustini.
Dia menjelaskan, hingga akhir 2023 sudah ada 22 potensi seni dan budaya di Sleman yang masuk sebagai warisan tak benda dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Di sisi lain, upaya pengembangan kalurahan budaya juga terus dilakukan karena keberadaannya sebagai wujud bawah Kabupaten Sleman memiliki potensi warisan yang besar dan terus dilestarikan dengan baik.
“Mudah-mudahan dengan objek pemajuan kebudayaan ini, maka bisa menjadi pengungkit bagi Masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.