Advertisement
Gunungkidul Siapkan Rp225 Juta TMMD Tahap Pertama di 2024
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta membuka rangkaian Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 119 Sengkuyung Tahap 1 Tahun 2024 di Kalurahan Melikan, Rongkop, Gunungkidul pada Selasa (20/2/2024). Kegiatan TMMD tersebut mencakup pembangunan infrastruktur fisik, rehabilitasi, dan sosialisasi-edukasi. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul telah menyediakan anggaran Rp225 juta guna mendukung rangkaian Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 119 Sengkuyung Tahap I Tahun 2024.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan TMMD merupakan bentuk kerja sama atau gotong royong antara TNI dan masyarakat yang dapat mendorong percepatan program peningkatan kesejahtaraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Advertisement
BACA JUGA : Tentara Masuk Desa Kulonprogo Bangun Jalan Buka Akses Warga
Rangkaian TMMD tersebut meliputi pembangunan talut jalan padukuhan sebagai penguat jalan usaha tani dan perkebunan dengan panjang 600 meter, lebar 30 cm dan tinggi 150 centimeter, volume 359,97 meter kubik di Padukuhan Melikan, Melikan, Rongkop, Gunungkidul.
"Saya sampaikan terima kasih atas kolaborasi TNI, Polri, sehingga TMMD ke 119 Sengkuyung dapat berlangsung dengan lancar sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaat hasil pembangunan yang dilaksanakan dengan semangat gotong royong dan kebersamaan," kata Sunaryanta dalam keterangan tertulis.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD, Letnan Kolonel Kav Anton Wahyudo mengatakan sumber dana rangkaian TMMD juga berasal dari APBD Provinsi sebesar Rp75 juta. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama 30 hari mulai dari 20 Februari hingga 20 Maret 2024.
Selain talut, mereka akan merehabilitasi pos renda satu unit, rumah tidak layak huni (RTLH) dua unit, dan mengecat masjid satu unit di Padukuhan Ngampiran, Kalurahan Melikan.
"Untuk sasaran non fisik penyuluhan yang akan dilaksanakan pada Minggu 1 Maret 2024 bertempat di Balai Padukuhan Nelikan dengan materi wawasan kebanggsaan, kamtibmas, narkoba dan stunting serta pengembangan UMKM," kata Anton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mendagri Nilai Rekrutmen Pilkada Picu Kasus OTT Kepala Daerah
Advertisement
Dari Banjir Aceh ke Lonjakan Ekspor, Kafe Tanjoe Kopi Eksis di Jogja
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Jogja-Solo 13 April 2026, Berangkat dari Tugu ke Palur
- DPRD Jogja Gelar Penghormatan Terakhir untuk Adrian Subagyo
- Forum UMKM Kulonprogo Dibentuk, Fokus Digitalisasi dan Kolaborasi
- Harlah Muslimat NU, Sultan Tekankan Peran Ibu Bangun Bangsa
- Jadwal KRL Solo-Jogja 13 April 2026, Cek Jam Berangkat Terbaru
Advertisement
Advertisement







