Kasus Baru HIV di Kota Jogja Turun, Ada Temuan 41 Kasus hingga Juni 2026
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul melakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih sementara (DPS) tingkat kabupaten pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bantul pada 2024 di Hotel Grand Rohan Jogja, Sabtu (10/8/2024).
Dari rapat pleno DPS tersebut, KPU Bantul mencatat DPS Pilkada 2024 di Bantul mencapai 747.400 orang pemilih. Jumlah tersebut terdiri dari 366.149 orang laki-laki dan 381.251 orang perempuan.
Ketua KPU Bantul, Joko Susanto menuturkan penetapan DPS Pilkada 2024 dilakukan berdasarkan proses pencocokan dan penelitian (coklit) Pilkada 2024 yang telah dilakukan beberapa waktu lalu. Kemudian, dari data tersebut, KPU Bantul melakukan proses pemutakhiran data pemilih hasil Coklit pada awal Agustus 2024.
Dia menuturkan dalam menetapkan DPS, KPU Bantul menerapkan prinsip komprehensif. Dalam prinsip tersebut, KPU Bantul berupaya agar seluruh warga yang memiliki hak pilih tidak terdata dalam DPS Pilkada 2024.
Selain itu menurutnya, proses penetapan DPS Pilkada 2024 juga dilakukan dengan mengutamakan validitas data. Sehingga menurut dia, identitas kependudukan pemilih dapat tercantum dengan benar. Dia menuturkan data yang ada juga harus mutakhir dengan kondisi pemilih.
BACA JUGA: Ada Peluang Ratusan Startup Dilibatkan dalam Program Makan Siang Gratis
"Data yang ada harus sesuai kondisi riil pemilih," ujarnya pada Sabtu (10/8/2024) di Hotel Grand Rohan Jogja. Dia menuturkan pasca penetapan DPS, KPU Bantul akan mengumumkannya melalui PPS di tingkat kalurahan.
Dia menuturkan apabila ada pemilih yang belum tercantum dalam DPS dapat melaporkan melalui PPS di tingkat kalurahan, kapanewon, atau KPU Bantul agar dicantumkan dalam DPS. "Sehingga nanti kamu pada September 2024 sudah menetapkan DPT [Pilkada 2024]," katanya.
Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nugroho menuturkan pihaknya telah memiliki data pemilih yang memenuhi syarat untuk Pilkada 2024.
KPU mengimbau agar pihaknya melakukan crosschek ulang terhadap data yang telah ditetapkan KPU Bantul.
Dia menuturkan pihaknya pada 18-27 Agustus 2024 akan melakukan gerakan kawal hak pilih untuk memastikan DPS telah sesuai.
"Kalau ada [pemilih] yang meninggal pasca penetapan DPS untuk disampaikan tanggapan ke KPU Bantul," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Prediksi Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK Jakarta.
PSIM Jogja menggelar gim internal untuk mengembalikan fisik dan ritme permainan jelang menghadapi Persija pada pekan keempat Super League 2026/2027.
Jacky Manuputty menjelaskan alasan absen dalam pelantikan Wantimpres di Istana Negara. Ia memastikan telah menyatakan kesediaannya.
Pilur serentak Bantul 2026 berjalan aman, lancar, dan damai. Bupati Abdul Halim Muslih meminta warga menjaga kerukunan dan menerima hasil dengan legowo
Meta Description:Kabupaten Temanggung menerima DBHCHT 2026 sebesar Rp28 miliar, turun dari sekitar Rp61 miliar pada 2025 dan berdampak pada program daerah.