Produk Lokal Kuasai 55 Persen Katalog Sociolla hingga Juni 2026
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Aktivitas pasar Ramadan yang dilakukan oleh KWT Migunani Kampung Druwo, Sewon, Bantul pada Jumat (7/3/2025) Dok. Ist
Harianjogja.com, BANTUL – Kelompok Wanita Tani (KWT) Migunani, yang berlokasi di Kampung Druwo, Bangunharjo, Kapanewon Sewon berinovasi dalam memberdayakan anggotanya melalui pasar mingguan dan Ramadan yang menjadi ajang utama perputaran ekonomi warga.
Pasar ini menjadi wadah bagi ibu-ibu anggota KWT untuk memasarkan hasil olahan pertanian mereka, sekaligus menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan.
Ketua KWT Migunani, Suratilah mengungkapkan, awalnya pasar ini digelar setiap Minggu pagi untuk mengisi kekosongan karena warung-warung di Kampung Druwo libur pada hari tersebut. "Kami ambil kesempatan itu, dan Alhamdulillah tetap laris," ujarnya Jumat (7/3/2025).
BACA JUGA: Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jogja Hari Ini, Sabtu 8 Maret 2025
Kini, pasar itu berkembang menjadi kegiatan rutin yang tidak hanya mendukung ekonomi rumah tangga tetapi juga mempererat solidaritas antaranggota apalagi di bulan Ramadan.
Total ada sekitar 8 hingga 9 anggota yang aktif berjualan setiap minggunya. Produk yang dijual merupakan hasil olahan KWT sendiri, seperti peyek, keripik pisang, kacang goreng, serta berbagai olahan makanan berbahan dasar hasil pertanian setempat untuk berbuka puasa. "Harapannya, setiap ada pelatihan dari dinas, ilmunya bisa diterapkan dan produknya bisa dijual," lanjut Suratilah.
Selain pasar mingguan, KWT Migunani juga mengelola lahan pertanian seluas 12x12 meter yang dibagi menjadi tiga kelompok kerja. Masing-masing kelompok bertanggung jawab atas lahannya sendiri, dengan hasil yang dikelola secara kolektif.
"Sistem ini baru berjalan sejak Desember lalu dan Alhamdulillah omzetnya masing-masing kelompok sudah mencapai Rp300.000 per hari," jelasnya.
Kegiatan ini semakin berkembang dengan dukungan dari berbagai pihak. Mahasiswa dari Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) turut berperan dalam membenahi lokasi pasar agar lebih nyaman bagi para pedagang dan pembeli.
Momentum Ramadan juga menjadi pendorong peningkatan omzet bagi KWT Migunani. Pasar mingguan yang sudah berjalan sejak Ramadan tahun lalu ini menyediakan takjil dan lauk pauk bagi warga yang hendak berbuka puasa.
"Manfaatnya jelas, pertama menambah pendapatan keluarga, kedua menyalurkan bakat ibu-ibu dan ketiga membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan berbuka puasa," tambah Suratilah.
Dengan semangat gotong royong dan inovasi, KWT Migunani Kampung Druwo tidak hanya menjadi wadah pemberdayaan perempuan, tetapi juga bukti bahwa komunitas lokal mampu membangun ekonomi mandiri berbasis pertanian dan kewirausahaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Ramalan zodiak 13 Agustus 2026 untuk asmara, karier, dan keuangan. Ada 5 zodiak yang rentan bosan dengan pasangan. Simak prediksi lengkapnya di sini
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.