Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Taman Parkir Abu Bakar Ali, Malioboro, Jogja./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Menyambut lonjakan wisatawan yang akan berlangsung selama pergantian tahun, Dinas Perhubungan Kota Jogja menyiapkan sejumlah kantong parkir di sekitar Malioboro yang bisa digunakan para pengunjung.
Kabid Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Jogja, Imanudin Aziz, mengatakan kantong-kantong yang disiapkan ada yang milik Pemkot Jogja, Pemda DIY dan milik swasta. “Kalau yang milik Pemkot Jogja salah satunya tempat khusus parkir Senopati, kemudian Ngabean, Sriwedari,” ujarnya, Kamis (28/12/2023).
Tiga lokasi ini biasanya untuk bus wisata, yang nanti akan dialihfungsikan untuk mobil pribadi. Hal ini dikarenakan pada libur natal dan tahun baru (nataru) didominasi oleh keluarga, yang menggunakan mobil pribadi untuk wisata.
“Kemudian yang milik Pemda DIY, pertama tempat khusus parkir Abu Bakar Ali, Beskalan, kemudian ada Ketandan. Kemudian tempat khusus parkir milik swasta salah satunya yang baru di Jalan Mataram, tempat khusus parkir Malioboro Mal,” katanya.
Baca Juga
Marak Parkir Ilegal di Jogja, Dishub: Jangan Bayar kalau Tak Ada Karcis!
Antisipasi Banjir Wisatawan, 12 Kantong Parkir Disiapkan di Sekitar Malioboro
Parkir Sembarangan, Puluhan Kendaraan Digembosi dan Digembok Petugas
Tempat parkir baru tersebut sudah buka per 1 Desember 2023 dengan kapasitas secara satuan ruang parkir (SPR) 40 mobil, tapi secara teknis operasional bisa lebih, bahkan 60-80 mobil. “Itu alternatif ketika nanti wisatawan akan menyaksikan pergantian tahun baru itu di kawasan malioboro,” ungkapnya.
Di samping samping itu, parkir juga bisa di beberapa tepi jalan umum, di sirip-sirip Malioboro maupun sepanjang Tugu Malioboro Keraton (Gumaton). “Memang peruntukannya nanti yang akan kami ubah, jika sebelumnya peruntukan untuk bis kita alihkan nanti untuk kendaraan pribadi khususnya mobil,” kata dia.
Ia menyampaikan kepada wisatawan agar selalu meminta karcis parkir, karena itu merupakan hak konsumen dan sebagai tanda resmi atau tidaknya tempat parkir tersebut. “Selama ini yang agak diabaikan itu hak untuk meminta karcis. Padahal sebenarnya karcis itu adalah salah satu syarat klaim mana kala kendaraan itu hilang,” ungkapnya.
Secara regulasi, kendaraan yang hilang sudah diatur ganti ruginya 50:50 antara penyelenggara parkir dengan pemilik kendaraan. “Nah salah satu syarat klaim itu menunjukkan karcis parkir tersebut. Apakah karcis parkir itu nomor seri sama atau berbeda. Kalau sama berarti memenuhi syarat di samping surat-surat dan sebagainya. Itu yang perlu edukasi terus menerus,” paparnya.
Terkait dengan karcis yang resmi milik pemerintah, terdapat nomor seri, ada korporasi seperti dijahit karcisnya. Kemudian ada logo dan tulisan Pemerintah Kota Yogyakarta, ada dasar Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Walikota (Perwal) serta nominal tarif yang kecil dan besar.
“Itu untuk memudahkan ciri khas ini milik Pemkot. Karena akan berbeda dengan yang dikeluarkan oleh aktivitas pelaku parkir liar. Itu kan biasanya hanya nominal parkir yang ditonjolkan. Itu yang membedakan,” katanya.
Masyarakat juga bisa membedakan parkir resmi dan liar dari seragam juru parkir. Seragam untuk parkir yang di tepi jalan umum untuk kawasan satu berwarna biru komplit dengan nomor aduan dan nomor register. Kawasan dua hijau dan kawasan tiga oranye merah atau oranye. “Kawasan satu Gumaton dan sirip-siripnya, Urip Sumoharjo itu biru,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.