Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Ilustrasi. /Hengky Irawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tim Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Gunungkidul menangkap seorang maling berinisial TU,43, warga Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat (7/6) malam. Ia diduga mendalangi pencurian di sebuah warung di Desa Kepek, Kecamatan Wonosari dengan kerugian sekitar Rp30 juta.
Kasatreskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya, mengatakan pengungkapan kasus pencurian dengan tersangka TU bermula dari adanya laporan warga. Pada Selasa (4/6/2019), pelaku diduga mencuri uang Rp30 juta di Desa Kepek, Wonosari. “Laporan ini kami jadikan dasar untuk penyelidikan dan menangkap TU,” kata Riko kepada wartawan, Minggu (9/6/2019).
Menurut dia, saat ditangkap pada Jumat malam TU tidak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya mencuri uang. “Awalnya tersangka TU sempat mengelak, tapi setelah dicecar beberapa pertanyaan tersangka tak bisa berkutik dan langsung mengakui perbuatannya. Malam itu juga TU kami bawa ke Mapolres Gunungkidul untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Riko.
Riko menjelaskan hasil dari pemeriksaan petugas diketahui pelaku menggunakan uang curian untuk membeli sepeda motor Honda Vario AB 2818 QW. Selain itu pelaku juga membeli barang-barang lain seperti ponsel, baju, celana, ikat pinggang hingga parfum. “Dari uang Rp30 juta tinggal tersisa Rp4,8 juta. Uang sisa kami sita sebagai barang bukti,” kata mantan Kasatresnarkoba Polres Gunungkidul ini.
Riko menambahkan selain barang-barang yang dibeli dari uang curian, polisi juga menyita sepeda motor Yamaha Mio AD 6108 WI yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksi pencurian. “Pelaku masih terus kami periksa untuk mendalami kemungkinan melakukan pencurian di tempat yang lain,” tutur dia.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady, menambahkan jajarannya berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Upaya pengamanan dilakukan dengan rutin menggelar patroli cipta kondisi yang dilaksanakan di setiap polsek.
Selain itu, kata Fuady, untuk memaksimalkan peran dalam kamtibmas juga butuh partisipasi dari masyarakat. Dia meminta warga untuk melaporkan setiap kegiatan maupun tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan. “Peran dari warga sangat penting karena merekalah yang tahu kondisi di masing-masing wilayah. Jadi jika ada kegiatan yang mencurigakan laporkan dan akan kami tindaklanjuti,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
SM Entertainment mengambil langkah hukum terhadap konten AI ilegal yang menargetkan Yoona serta unggahan jahat yang menyerang Winter aespa.
Bau toilet yang membandel bisa dipicu bakteri hingga kebocoran kloset. Simak 7 cara menghilangkan bau toilet secara efektif di rumah.
Ukuran sepatu yang sama belum tentu terasa pas. Simak faktor yang membuat ukuran sepatu berbeda meski angka pada label serupa.
HP RAM 8 GB hingga 12 GB makin terjangkau pada 2026. Simak daftar harga dan pilihan terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran.
Smartphone brain bukan istilah medis resmi. Dokter menjelaskan kaitannya dengan fokus, tidur, dan sakit kepala.