Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Ilustrasi APBD./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul menyerahkan Nota Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran serta Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2020 kepada anggota DPRD Gunungkidul dalam rapat paripurna Dewan, Rabu (17/7/2019). Rancangan ini menjadi dasar dalam penyusunan program kegiatan di tahun depan.
Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, mengatakan tema pembangunan di 2020 adalah Menguatkan Pengembangan Industri Pariwisata dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia untuk Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Kemandirian Daerah. Tema ini dijabarkan dalam enam prioritas pembangunan yakni pendidikan dan kesehatan; sosial dan penanggulangan kemiskinan; ekonomi pariwisata dan budaya; infrastruktur pengembangan wilayah dan tata ruang. Dua tema lainnya meliputi ketahanan pangan, lingkungan hidup dan pengelolaan bencana; serta reformasi birokrasi dan pelayanan publik.
Immawan menjelaskan dalam KUA-PPAS 2020 pendapatan Pemkab diproyeksikan sebesar Rp1.996.286.285.938,96. Jumlah ini bersumber dari PAD sebesar Rp231.870.292.463,03; dana perimbangan Rp1.237.785.518.000; dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp526.630.475,93.
Untuk belanja diproyeksikan Rp2.057.652.625.632,94. Jumlah ini merupakan akumulasi dari belanja tak langsung sebesar Rp1.238.535.819.407,94 dan belanja langsung sebesar Rp819.116.806.225,00. “Semua ini masih sebatas proyeksi dan potensi adanya perubahan masih sangat mungkin,” kata Immawan.
Dia berharap dengan penyerahan nota pengantar ini maka pembahasan bisa dilakukan dan ada kesepakatan bersama Dewan. Hasil dari pembahasan ini nantinya dijadikan dasar untuk penyusunan rancangan Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD) 2020. “Mudah-mudahan pembahasan rancangan KUA-PPAS ini berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan,” katanya.
Ketua DPRD Gunungkidul, Demas Kursiswanto, mengatakan nota pengantar rencana KUA-PPAS dijadikan dasar untuk pembahasan. Menurut dia dengan penyerahan ini maka Dewan bisa melakukan pembahasan terkait dengan rencana kegiatan di 2020. “Prosesnya diawali rancangan KUA-PPAS dan setelah selesai dibahas nanti dijadikan dasar untuk penyusanan RAPBD 2020,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.