Jelang Lebaran, Bakul Beringharjo Merana karena Corona
Pasar dan pusat-pusat perbelanjaan di Kota Jogja mulai terlihat ramai jelang Lebaran.
Pengurus DPD Partai Golkar Gunungkidul berfoto bersama di kantor DPD Golkar Gunungkidul, Minggu (2/2/2020)./Harian Jogja-Muhammad Nadhir Attamimi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—DPD Partai Golkar Gunungkidul terus menjalin komunikasi secara intens dengan beberapa partai politik (parpol) untuk membangun koalisi dalam Pilkada 2020.
Sekretaris DPD Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho, mengungkapkan jajarannya berkomunikasi dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan PDI Perjuangan.
"Selama beberapa bulan terakhir kami sangat terbuka menjalin komunikasi dengan semua partai, tetapi beberapa pekan terakhir yang masih serius untuk membangun koalisi tinggal dua partai yakni PAN dan PDI Perjuangan," kata Heri kepada wartawan di Kantor DPD Golkar Gunungkidul, Minggu (2/2/2020).
Heri mengungkapkan kedua parpol tersebut dipilih untuk koalisi karenma selama ini sudah terjalin komunikasi dan ada ketertarikan dan niat kuat untuk bersama-sama membangun koalisi. "Di luar kedua partai itu kami belum pernah diajak komunikasi secara serius soal pilkada," kata Heri.
Sebelum benar-benar menentukan pilihan, DPD Golkar Gunungkidul bakal membangun komunikasi dengan akar rumput guna menentukan calon yang bakal diusung dalam Pilkada 2020. Hal ini, menurut Heri, sangat penting untuk menentukan langkah Golkar harus berkoalisi dengan partai apa dan siapa calon yang bakal diusung.
"Kalau untuk survei kami [Golkar] belum menentukan calon, tapi kami masih memiliki waktu. Kami akan bertanya kepada akar rumput melalui jaringan, kira-kira siapa yang pantas diusung sebagai calon wakil bupati dari Golkar," ujarnya.
Heri mengungkapkan Golkar bertekad mengamankan kursi calon wakil bupati dengan mengusung tiga kader terbaik yakni Ketua DPD Golkar Gunungkidul, Sugiarto; kader Golkar dari Jawa Timur, Martanti; dan dirinya. Pada akhir Februari, Heri memastikan Golkar akan mengerucutkan satu nama yang bakal diusung beserta partai koalisi. "Sehingga awal Maret sudah bisa diperkenalkan ke publik, kami berharap sudah ada pasangan [calon bupati-wakil bupati] dan koalisi dengan siapa," ujarnya.
Ketua DPD Golkar DIY, Gandung Pardiman, siap menyodorkan secara resmi tiga nama calon yang diajukan sebagai calon wakil bupati kepada akar rumput. Ia menuturkan nama calon lainnya yang tidak dipilih oleh akar rumput akan menerima dengan ikhlas.
"Dua nama yang tidak terpilih siap legawa mengikuti pilihan akar rumput. Apabila akar rumput masih menginginkan wakil bupatinya perempuan maka Golkar akan memperhatikan," kata Gandung.
Gandung menegaskan jajarannya siap berkoalisi dengan parpol manapun dengan syarat Golkar mengamankan kursi wakil bupati. "Kami siap dengan catatan wakil bupatinya dari Golkar," kata Gandung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar dan pusat-pusat perbelanjaan di Kota Jogja mulai terlihat ramai jelang Lebaran.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.