Bukan Sekadar Buka Lomba, Wawali Astrid Turun ke Sungai dan Mancing Bareng Warga
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Petugas Dishub gabungan dengan sejumlah instansi melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan pribadi berpelat nomor luar DIY dan bus AKAP yang masuk ke wilayah DIY di Lumbungrejo Tempel Sleman, Sabtu (11/4/2020), dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19. /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Perhubungan (Dishub) DIY mengeluarkan protokol kedatangan di Terminal Bus bagi pemudik atau pendatang yang memasuki wilayah DIY. Protokol tersebut didasarkan pada Permenhub No.18/2020.
Kepala Dishub DIY Tavip Agus Rayanto mengatakan protokol kedatangan tersebut akan diterapkan dalam waktu dekat sambil menunggu kesiapan personil. "Mulai Senin (pekan depan) dilaksanakan sambil menunggu kelengkapan personil," kata Tavip kepada Harianjogja.com, Jumat (17/4/2020).
Dalam protokol tersebut ditetapkan alur penanganan pemudik dan angkutan umum selama masa pandemi Covid-19 terjadi. Bus-bus yang masuk ke DIY, katanya, wajib masuk terminal. Di terminal bus yang kosong kemudian disterilisasi.
Adapun penumpang yang turun di terminal, diminta untuk cuci tangan, diperiksa dengan thermogun dan menyerahkan surat keterangan sehat. Jika kondisi penumpang baik, maka ia diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan.
Kalau penumpang kondisinya baik (sehat) akan mendapatkan surat keterangan sudah diperiksa dan dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan. "Sesampai di lokasi tujuan, pendatang atau pemudik wajib melaporkan ke RT/RW dan melakukan isolasi mandiri," katanya.
Sebaliknya jika tidak membawa surat keterangan sehat dan kondisinya tidak baik atau suhu badan di atas 38 derajat celsius akan di arahkan ke ruang karantina khusus. Sayangnya Tavip belum menjelaskan lokasi karantina khusus yang disiapkan. "Tunggu kesiapan personil dulu," katanya.
Kepala Stasiun Pelayanan Terminal Giwangan, Bekti Zunanta mengatakan protokol kedatangan di terminal bus tersebut menjadi kewenangan dari Dishub DIY. Hanya saja sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan sosialisasi terkait rencana penerapan protokol tersebut.
"Sampai saat ini belum ada sosialisasi. Kami pun juga jadi bingung seandainya ada penumpang yang bergejala Covid-19. Sebab sampai saat ini tidak ada tim medis," kata Bekti.
Meski begitu, pihaknya sudah menerapkan sejumlah antisipasi untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di wilayah terminal. Pencegahan dilakukan sesuai protokol Covid-19.
"Setiap bus yang datang, maka penumpang dan crew wajib cuci tangan dan masuk bilik sterilisasi. Mereka juga dicek suhu badannya. Bus kami semprot dengan disinfektan. Penumpang kami data sesuai eKTP, dan tujuan perjalanannya," katanya.
Operasi Perbatasan
Selain itu, Dishub DIY mulai melakukan sosialiasi pembatasan jumlah penumpang dan kendaraan yang masuk ke wilayah DIY di pintu masuk wilayah Prambanan, Jumat (17/4). Hal yang sama juga dilakukan di pintu masuk DIY di wilayah Tempel.
Menurut Tavip, hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya transmisi penyebaran Covid-19 di wilayah DIY. "Untuk (pintu masuk) Prambanan kami mulai hari ini (kemarin). Senin pekan depan, dilakukan di pintu masuk wilayah Barat, di Temon (Kulonprogo)," katanya.
Dijelaskan Tavip, tiga posko didirikan untuk memantau lalu lalang kendaraan dan orang yang masuk ke wilayah DIY. Ketiga posko tersebut merupakan jalur-jalur utama mobilitas orang dan kendaraan antar daerah. Adapun Dishub Kabupaten Kota juga akan menerapkan pola yang sama khususnya di jalan-jalan kabupaten.
Sejumlah kendaraan non plat AB yang masuk ke wilayah Sleman dihentikan dan diperiksa oleh petugas. Petugas kemudian mendata jumlah dan identitas seluruh penumpang dan tujuan masuk ke wilayah DIY.
"Operasi ini sifatnya masih persuasif. Petugas mendata dan menyampaikan rencana pembatasan tersebut sesuai Permenhub," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.