Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Suasana terminal keberangkatan dan kedatangan di Yogyakarta International Airport, Kecamatan Temon, Jumat (7/6/2019)./Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, JOGJA--Yogyakarta Internasional Airport (YIA) digadang-gadang menjadi salah satu fasilitas yang mampu menyerap ribuan tenaga kerja. Meneruskan semangat ini, Difa Bike, aplikasi ojek difabel asal Jogja, akan turut berkontribusi menyediakan layanan transportasi di YIA.
Pendiri DIfa Bike, Riyanto, menjelaskan masyarakat lokal termasuk difabel harus turut berperan dalam perputaran ekonomi di YIA. “YIA memerlukan layanan transportasi premium. Harus diberi kesempatan para difabel agar bisa bekerja di YIA,” ujarnya, Minggu (5/7/2020).
BACA JUGA : BANDARA KULONPROGO : Banyak Jalan Menuju YIA
Untuk keperluan ini, Difa Bike telah menyiapkan 30 driver mobil yang semuanya merupakan non difabel. Sedangkan anggota difabel ditempatkan di front office, yang rencananya akan ditempatkan di lokasi kedatangan domestik dan internasional.
Semua driver non difabel karena memang difabel sejauh ini tidak boleh menjadi driver umum roda empat. di Difa Bike, driver difabel semuanya menggunakan motor roda tiga. “Kalau roda tiga tidak sanggup. Beberapa kali sudah dicoba tapi tidak kuat karena kejauhan,” ungkapnya.
Selain itu pekerja non difabel juga akan ditempatkan di pengantaran barang sampai poll penjemputan. Hal ini mempertimbangkan jarak yang cukup jauh antara kedua lokasi tersebut. “Difabel bertugas di meja pemesanan,” kata dia.
Kendati demikian ia belum bisa memastikan kapan Difa Bike akan mulai beroperasi di YIA karena masih perlu menunggu keputusan dari Angkasa Pura. Saat ini, pihaknya atas nama Pelita Trans Group, baru dalam proses pengajuan proposal ke Bagian Bisnis dan Pengembangan YIA.
BACA JUGA : Ada Trayek Baru Menuju YIA, Ini Daftarnya
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, menyambut baik rencana Difa Bike untuk terlibat dalam penyediaan layanan transportasi di YIA. Ia berpesan agar difabel tidak mengandalkan empati atau belas kasihan dalam bekerja, tapi mampu menyediakan layanan maksimal.
“Saya jelas mendukung. Manfaatkan kesempatan dengan baik adalah kuncinya. Memang tidak mudah, karena kita tidak menutup mata bahwa pelayanan ini berbeda, harus berpacu dengan waktu dan kualitas. Pasti ada hambatan tersendiri bagi disabilitas, tapi tentunya itu bisa disiasati,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Pendapatan parkir Sleman baru Rp3,17 miliar hingga September 2026. DPRD menilai masih banyak potensi PAD yang bisa dioptimalkan.
Lima motuba seperti Civic Estilo, Starlet, BMW E30, W124 dan Lancer GTi masih diburu karena desain, sejarah, komunitas, dan kelangkaannya.
Kemarau panjang belum memicu gagal panen di Bantul. Petani menyesuaikan komoditas, memilih palawija dan padi berumur pendek.
Survei Ipsos menempatkan Indonesia di posisi kedua dunia dalam kepuasan kehidupan asmara dengan skor 85, hanya di bawah Thailand.
Polresta Sleman mengonfirmasi Transhome telah melaporkan kebakaran ke Polsek Berbah. Penyebab dan kerugian masih dalam penyelidikan.