Cetak Banyak Gol di MLSC Jogja, Khayla Ingin Tembus Timnas Indonesia
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Gunung Merapi mengalami erupsi Minggu (21/6/2020) pagi./Ist- twitter @BPPTKG
Harianjogja.com, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman tetap menyiapkan skenario mitigasi bencana erupsi Merapi di masa pandemi Covid-19. Namun sejauh ini, kondisi Merapi masih berstatus waspada.
"Pemkab tetap menyiapkan skenario mitigasi bencana erupsi Merapi," kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Sleman Shavitri Nurmala Dewi, Rabu (8/7/2020).
Hanya saja saat ini Pemkab masih fokus melakukan upaya-upaya pencegahan dan penyebaran bencana non alam, Covid-19. Skenario mitigasi bencana erupsi Merapi juga tidak jauh berbeda dengan yang sebelumnya yang sudah dilakukan oleh Pemkab.
Hanya saja, kata Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo, selama masa pandemi Corona ini penanganan bencana Merapi nanti tetap memerhatikan dan menerapkan protokol kesehatan. "Prinsipnya mitigasi bencana Merapi tetap sama seperti antisipasi bencana gunung Merapi selama ini. Hanya ditambah penerapan secara ketat protokol kesehatan," kata Joko.
Dalam konteks penanganan pengungsi nanti, katanya, baik warga maupun petugas yang melakukan evakuasi tetap memperhatikan protokol kesehatan. "Prinsip cita mas jajar atau cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker dalam melakukan penanggulangan bencana erupsi Merapi tetap dilakukan," ujar Joko.
Terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman mengaku jika sampai saat ini surat dari BNPB terkait peringatan dini bencana Merapi belum diterima dari BPBD DIY. Meskipun begitu, BPBD Sleman memastikan jika jalur-jalur evakuasi di lereng Gunung Merapi saat ini dalam kondisi baik dan siap digunakan untuk evakuasi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan mengatakan jika sampai saat ini jalur evakuasi masih terpelihara dengan baik karena warga juga memiliki kesadaran untuk menjaga akses jalan tersebut. "Secara umum kondisi jalur evakuasi baik. Kami tetap melakukan pengecekan dan mengevaluasinya," kata Makwan.
Dia menjelaskan, ada beberapa jalur evakuasi yang disiapkan untuk mengevakuasi warga di lereng Merapi. Selain di Cangkringan, jalur evakuasi juga berada di wilayah Pakem dan Turi. Selama ini, jalur evakuasi tersebut juga dimanfaatkan oleh mobilitas warga.
"Kalau ada jalur evakuasi yang rusak masih ada waktu diperbaiki. Sampai saat ini aktivitas Merapi masih aman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Di tengah prosesi pelantikan 667 lulusan tenaga kesehatan profesional tersebut, UNISA Yogyakarta secara resmi menyerahkan Beasiswa Alumni kepada tiga bidan terb
Praktik brandu masih ditemukan di Gunungkidul. Pemkab memperkuat edukasi dan menyiapkan kompensasi bagi ternak yang mati akibat penyakit menular.
WhatsApp mulai menguji Restricted Chat di Android dan iOS. Fitur ini membatasi ekspor chat, Meta AI, media, dan linked devices.
Mengusung tajuk Simfoni 1001 Pembatik, THE 1O1 Yogyakarta Tugu menggandeng Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta untuk menyuguhkan pengalaman m
Mobil listrik Pakistan Metro EV punya desain ala Alphard dan Vellfire. Harganya dijanjikan di bawah Rp200 juta dengan jarak tempuh 300 km.