Syarat Pendaftaran Sekolah Rakyat Gunungkidul, Dibuka SD hingga SMA
Penjaringan siswa Sekolah Rakyat di Gunungkidul dimulai untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA bagi keluarga kurang mampu.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, WONOSARI – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul bakal melakukan pencermatan terhadap hasil penetapan Daftar Pemilihan Sementara (DPS) Pilkada yang ditetapkan oleh KPU. Selain itu, untuk meminimalisir terjadi masalah berkaitan dengan daftar pemilih juga membuka posko pengaduan di kantor panwascam yang tersebar di 18 kapanewon.
Anggota Bawaslu Gunungkidul, Rosita mengatakan, pencermatan sangat dibutuhkan agar data pemilih benar-benar valid sehingga tidak menimbulkan masalah kelak di kemudian hari. Menurut dia, data bersifat dinamis dan bisa berubah-ubah sewaktu-waktu karena disesuaikan dengan kondisi perkembangan di masyarakat.
BACA JUGA : Gara-gara Seleksi Staf, Ketua Bawaslu Gunungkidul Dicopot
“Masih ada waktu sebelum pemilihan. Apalagi ini masih DPS dan belum ditetapkan sebagai Dafar Pemilih Tetap sehingga proses pencermatan akan terus dilakukan,” kata Rosita kepada wartawan, Jumat (18/9/2020).
Menurut dia, untuk pencermatan, bawaslu akan memastikan mendapatkan salinan softcopy data pemilih ke KPU. Hal ini dibutuhkan untuk proses pencermataan terhadap pemilih ganda atau yang bermasalah lainnya.
“Kami juga akan memastikan 19 September semua salinan DPS sudah dipasang di tempat-tempat strategis agar bisa dicermati oleh masyarakat secara langsung,” katanya.
Rosita menuturkan, sesuai dengan aturan penempelan tidak hanya dilakukan di balai kalurahan. Namun, penumuman DPS wajib terpasang di setiap calon tempat pemungutan suara (TPS). “Ini yang harus kami pastikan sesuai dengan aturan sehingga masyarakat dapat mudah untuk mengakses dan mengecek apakah sudah masuk ke dalam DPS atau belum,” ungkapnya.
BACA JUGA : Temukan PNS Tak Netral, Bawaslu Gunungkidul Kirim
Selain itu, lanjut dia, untuk memastikan masyarakat masuk ke dalam daftar pemilih, bawaslu juga membuka layanan pengaduan. Selain layanan dibuka di kantor bawaslu, posko juga dibuka di kantor panwascam di 18 kapanewon. “Kalau ada temuan, silahkan laporkan dan kami akan menindaklanjutinya,” katanya.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, pihaknya sudah menetapkan DPS pilkada sebanyak 600.825 jiwa. Adapun rincinnya, jumlah pemilih laki-lai sebanyak 292.597 jiwa dan perempuan perempuan 308.228 jiwa.
Dia menjelaskan, setelah penetapan DPS, salinan akan diserahkan ke PPS untuk kemudian diumumkan di tempat-tempat strategis. Diharapkan pengumuman ini dapat dilihat oleh masyarakat untuk dicermati serta diberikan masukan terkait dengan penetapan tersebut.
“Saran dan masukan dari masyarakat sangat penting karena sebagai bahan untuk perbaikan. Setelah itu, nantinya tahapan selanjutnya akan ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap pilkada,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjaringan siswa Sekolah Rakyat di Gunungkidul dimulai untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA bagi keluarga kurang mampu.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.