Puluhan Suster dan Karyawan Biara St Anna Panti Rapih Jogja Terinfeksi Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
28 Januari 2021 20:17 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sebuah biara yang dihuni puluhan orang di Jogja terpapar virus Corona.

Puluhan suster dan karyawan di Biara St Anna Panti Rapih dikabarkan positif Covid-19.

Saat dikonfirmasi, Pimpinan Kongregasi CB, Sr. Yustiana membenarkan kabar tersebut.

Ia menyebut ada sebanyak 29 karyawan termasuk perawat serta 26 suster yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"secara umum kondisinya sebagian besar tidak bergejala alias OTG sementara ada beberapa yang karena memiliki komorbid kami bawa ke RS panti rapih, opname," terangnya kepada SuaraJogja.id-jaringan Harianjogja.com, Kamis (28/1/2021).

Ia menjelaskan terpaparnya puluhan suster dan karyawan di Biara St Anna Panti Rapih ketika ada salah seorang asisten perawat yang mengalami gejala demam dan batuk.

Setelah itu dengan sigap dilakukan tes swap PCR. Dari total 198 orang yang terdiri dari suster dan karyawan, diketahui sebagian positif Covid-19 tanpa gejala.

BACA JUGA: Setelah Bergejolak, Aktivitas Merapi Terkini Menurun

"Dari tanggal 26 Januari kemarin hasilnya keluar, langsung kami dengan cepat meminta untuk yang positif diisolasi di kamar yang ada di biara, sementara yang ada komorbid kami minta opname di RS Panti Rapih, yang opname ada 4 orang," jelasnya.

Sr. Yustiana mengungkapkan, sebetulnya pihak biara sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat sejak Maret tahun lalu. Para penghuni yang mayoritas adalah lansia dilarang menerima tamu.

"Kami sebetulnya sudah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dari Maret, bahkan penghuni di sini tidak menerima tamu terlebih dulu, jadi hanya bisa lewat video call saja," katanya.

Untuk saat ini yang positif Covid-19 dengan status OTG masih dalam kondisi baik dan tetap dalam pengawasan dari para perawat RS Panti Rapih.

Ia menambahkan apabila siap menerima bantuan terutama peralatan medis berupa masker medis hingga APD.

"Kalau ada yang mau membantu kebutuhan yang saat ini diperlukan di kami ya APD, vitamin serta masker medis," tambahnya.

Sumber : Suara.com