Labuhan Kraton Jogja Kembali Digelar di Parangkusumo

Prosesi Labuhan oleh Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat di Pantai Parangkusumo pada Minggu (14/3/2021).-Harian Jogja - Catur Dwi Janati
14 Maret 2021 18:57 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Tradisi Labuhan oleh Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat kembali dilangsungkan tahun ini. Sejumlah ubo rampe dilabuhkan di Pantai Parangkusumo.

Carik Tepas Nduwara Pura Keraton Ngayogyakarta, KRT Wijaya Pamungkas menyampaikan kegiatan Labuhan merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan YME. "Labuhan merupakan bentuk manifestasi rasa syukur kepada Tuhan YME, pada saat ini Ngarso Dalem sudah diberi kesehatan selama memangku jabatan sebagai Sultan Jogja selama 32 tahun," jelasnya pada Minggu (14/3/2021).

Dijelaskan Wijaya, Labuhan juga sebagai sarana kepada Tuhan dengan harapan Labuhan dapat memberikan aura positif. "Lebih-lebih saat ini baru kondisi pandemi, dengan harapan semoga dengan Labuhan ini Allah akan memberikan rahmat dan hidayahnya untuk keselamatan, untuk kesehatan Ngarso Dalem, Kraton Dalem, dan masyarakat Ngayogyakarta Hadiningrat," tandasnya.

Dalam sejarahnya, lokasi Labuhan Pantai Parangkusumo dulunya dipakai Panembahan Senopati bertapa, merenung dan memohon petunjuk kepada Tuhan YME agar bisa menjadi pemimpin yang baik. Ketika bertapa, konon Panembahan Senopati juga bertemu dengan Kanjeng Ratu Kidul. Labuhan digelar satu hari setelah Puncak Njumenengan Dalem. Saat prosesi Labuhan, berbagai Ubo Rampe dilabuhkan ke Pantai Selatan. "Prosesnya namanya Pasrah Tinampi Ubo Rampe Labuhan. Itu ada Ageman dalem, Nyamping itu jarik, ada Layon Sekar, ada Pengajeng, ada Pathetan Rikmo lan Kenaka Dalem dan macam-macam," jelasnya.

"Yang dilabuhkan itu barang-barang untuk sarana, dimana di dalam Lauhan itu Ubo Rampenya itu, itu sudah baku, barang-barang itu yang dilabuhkan. Merayakan Njumenangan Dalem, nanti di sana akan melabuhkan Ubo Rampe ke Pantai Selatan, tapi sebelumnya ada acara cek barang-barang yang akan dilabuh," katanya.

BACA JUGA: Tingkatkan Populasi Sapi, Bantul Lanjutkan Program IB di saat Pandemi

Kepala Kundha Kabudayan Bantul, Nugroho Eko Setyanto memambahkan Labuhan digelar setiap satu tahun sekali. Lokasi untuk serah terima dan Ubo Rampe dilaksanakan di Pendopo Kapanewon Kretek. "Ini nanti setelah diterima di Pendopo kita serahkan ke juru kunci di Mancingan nanti untuk segara dilalukan prosesi Labuhan di Parangkusumo," ujarnya.

Dikarenakan masih pandemi, Nugroho menjelaskan ada pembatasan jumlah yang dilakukan. "Karena memang saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 maka untuk kegiatan ini kami sederhanakan untuk jumlah orang yang mengikuti. Sehingga harapan kami jaga jarak atau pun protokol kesehatan bisa kita laksanakan sehingga acara bisa terlaksana tetapi juga untuk kita dapat mencegah penyebaran Covid-19," tegasnya.