Setelah Tutup karena Covid, Super Indo Seturan Kembali Buka

Karyawan Super Indo. - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
15 Juni 2021 18:37 WIB Herlambang Jati Kusumo Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Super Indo telah menjalankan tes PCR bagi semua karyawan yang bekerja di toko Seturan serta mensterilisasi gerai dengan disinfektan secara intensif sejak muncul karyawan yang mengalami gejala dan terkena virus Covid-19.

Super Indo juga menutup gerai selama lebih dari tiga hari terhitung sejak Jumat (11/6/2021) sampai dengan Senin (14/6/2021). Gerai Super Indo kembali buka untuk melayani pelanggan pada Selasa (15/6/2021).

“Kami bersyukur dan mengapresiasi kinerja Tim Gabungan Satuan Tugas Covid-19 Super Indo, kecamatan, beserta Pemkab Sleman yang telah membantu dan memastikan bahwa gerai Super Indo di Seturan, layak untuk kembali melayani warga Seturan dan sekitarnya dalam memenuhi kebutuhan pangan dan barang penting lainnya. Kami berharap pelanggan tetap nyaman berbelanja dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di gerai Super Indo,” ujar District Leader Super Indo Yogyakarta, Dyah Retno Muninggar, Selasa (15/6/2021).

Super Indo memastikan semua karyawan yang saat ini bekerja di gerai Super Indo Seturan telah melakukan tes PCR dengan hasil negatif.

Sejak awal terjadinya pandemi Covid-19, Super Indo telah melakukan berbagai upaya dan memberlakukan protokol kesehatan, antara lain mengecek suhu tubuh karyawan dan pengunjung, dengan infrared thermometer sehingga tidak ada kontak langsung.

Selain itu perusahaan menyediakan dan mewajibkan penggunaan masker serta face shield dan sarung tangan bagi karyawan yang bekerja di area tertentu. Super Indo menerapkan pembatasan jumlah pengunjung paling banyak 50% dari kapasitas maksimal serta menyediakan tempat cuci tangan disertai sabun dan hand sanitizer. 

“Kami akan terus secara konsisten menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dan mengikuti perkembangan situasi untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pelanggan dalam berbelanja. Kami percaya, penanggulangan Covid-19 akan maksimal jika dilakukan berbagai upaya kolektif yang tentunya tidak akan terlaksana tanpa adanya kerjasama yang baik antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat secara umum,” ucap Dyah.