90 Persen Pedagang Pasar Telah Divaksin

Vaksinasi pedagang Pasar Bantul pada Rabu (9/6/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
10 September 2021 04:27 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Seluruh pasar tradisional di Bantul telah rata jadi sasaran vaksinasi. Kendati demikian belum 100 persen pedagang tervaksinasi, diperkirakan sekitar 90% pedagang yang telah divaksin.

Kepala Dinas Perdagangan Bantul, Sukrisna Dwi Susanta pada Kamis (9/9/2021) menyatakan pedagang di seluruh pasar tradisional di Bantul telah disasar sebagai penerima vaksin. Meski telah menyasar seluruh pasar, belum semua pedagang pasar tervaksinasi.

"Waktu vaksin di pasar itu memang banyak pedagang yang sudah vaksin di rumahnya masing-masing. Di Puskesmas, di Kalurahan begitu," ujarnya.

BACA JUGA : Pedagang Minta Kebijakan Pengunjung Malioboro Wajib

Selain karena telah mengikuti vaksinasi di rumah-rumahnya masing-masing, sejumlah pedagang pasar lainnya belum menerima vaksin karena terkendala persyaratan. Persyaratan yang dimaksud meliputi aspek kesehatan, seperti memiliki komorbid atau menjadi penyintas Covid-19."Ada yang Komorbid darah tinggi ada yang baru saja terkena Covid-19," terangnya.

"Asumsinya sudah 90 persen [divaksin]. Seharusnya memang ada survei, ditanya satu-satu [apakah sudah divaksin belum] tapi kan ini wakunya juga belum memungkinkan. Ini kita haru vaksin tahap [injeksi] kedua," tandasnya.

Capaian vaksinasi pedagang yang tinggi belum diiringi peningkatan kondisi perekonomian di pasar. Meski situasi pasar tak terbilang sepi, namun omzet pedagang mengalami penurunan.

BACA JUGA : 3.500 Pedagang Pasar Tradisional di Bantul Tervaksinasi

"Ya ini sebenarnya kalau di pasar tidak begitu sepi sekali. Cukup ramai hanya berkurang omzetnya saja. Karena kan hajatan-hajatan selama PPKM kemarin banyak yang tidak melaksanakan, tidak mengundang resepsi banyak orang, cuma sedikit," katanya