Jip Merapi Upayakan Cegah Kecelakaan saat Libur Nataru

Para driver jip lava tour di Umbulharjo, Cangkringan, Sleman mempersiapkan kendaraan mereka sebelum mengantarkan wisatawan berkeliling di sekitar lereng Merapi. - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
22 Desember 2021 14:37 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, PAKEM--Menghadapi libur natal dan tahun baru (nataru), pelaku wisata jip Merapi memastikan kesiapan untuk melayani wisatawan. Dari sisi protokol kesehatan dan keamanan dipersiapkan dengan target zero accident atau nihil kecelakaan.

Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM), Dardiri, menjelaskan pada Rabu (22/12) digelar rapat bersama anggota AJWLM dalam upaya persiapan menyambut libur nataru. “Intinya segala sesuatunya itu menuju zero accident. Mempersiapkan SDM [sumber daya manusia],” ujarnya.

Dalam rapat koordinasi ini, para pemandu wisata atau driver berkumpul untuk memberikan arahan menyambut libur nataru, yang lebih ditekankan pada kesiapan SDM. Adapun untuk kesiapan kendaraan, baik dari internal maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sudah dicek.

“Sudah ada pengecekan. Sekarang untuk sumber daya manusianya. Kami beri arahan menuju zero accident. Ini kan kita perlu pembenahan dulu terutama seperti itu. Itu untuk driver-driver, ini semua harus menunjukkan SIM, kita masing-masing datangi ke basecamp. Jadi SIM sampai kelaikan untuk jalan itu seperti apa,” ungkapnya.

Pada libur nataru ini terdapat sebanyak 750 jeep yang akan beroperasi. Jumlah ini belum semua jeep yang ada di lereng Merapi, karena beberapa yang lain masih dalam perawatan atau di bengkel. Perawatan diperlukan karena beberapa jeep sempat berhenti lama selama pandemi Covid-19.

Ia juga memastikan sudah dipersiapkan tim khusus yang akan menjaga jalur perjalanan jeep Merapi di sejumlah titik. “Masing-masing titik itu ada. Jadi di sini sudah kita siapkan semuanya. Paling tidak seperti itu untuk menekan segala sesuatunya,” kata dia.

Wisatawan yang mengakses jeep Merapi mulai mengalami peningkatan pada awal Desember lalu. pada libur nataru nanti, diperkirakan jumlahnya akan terus meningkat. Untuk itu, ia selalu mengingatkan para pemandu atau driver agar memastikan terpenuhinya protokol kesehatan dan standar keselamatan lainnya.