Advertisement

Pengerjaan Fisik Tol Jogja Bawen Belum Dimulai Sejak Peletakan Batu Pertama, Ada Apa?

Abdul Hamied Razak
Rabu, 13 April 2022 - 20:17 WIB
Budi Cahyana
Pengerjaan Fisik Tol Jogja Bawen Belum Dimulai Sejak Peletakan Batu Pertama, Ada Apa? Groundbreaking pembangunan Tol Jogja Bawen di Sanggrahan, Tirtoadi, Mlati, Rabu (30/3/2022). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Sudah dua pekan sejak groundbreaking ceremony atau seremoni peletakan batu pertama Tol Jogja Bawen di Dusun Sanggrahan, Tirtoadi, Mlati, Sleman pada 30 Maret lalu, pengerjaan fisik proyek tersebut belum dimulai.

BACA JUGA: Musyawarah Ganti Rugi Tol Jogja Solo di Tamanmartani Lancar, Selanjutnya di Purwomartani

Hingga Rabu (13/4/2022), tidak terlihat aktivitas konstruksi di lokasi pembangunan Tol Jogja Bawen di Sanggrahan. Peralatan berat juga belum terlihat. “Belum ada kegiatan konstruksi,” Carik Kalurahan Tirtoadi Muh. Ridwan.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Pemerintah kalurahan belum mengetahui bentuk detail pembangunan jalan tol tersebut, termasuk dampak-dampak yang kemungkinan muncul dari pembangunan proyek strategis nasional (PSN) itu.

“Lokasi pembangunannya berada tidak jauh dari pemukiman penduduk. Namun kami tidak bisa membayangkan bagaimana dampak kebisingan dari proyek itu, seperti apa nantinya kami belum tahu,” kata Ridwan.

PPK Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Jogja-Bawen Wijayanto mengatakan pengerjaan fisik pembangunan jalan tersebut masih berproses. “Yang jelas setelah groundbreaking pasti akan dibangun pengerjaan fisiknya. Sampai saat ini masih berjalan [persiapan] pengerjaan fisiknya,” kata Totok.

Dia mengatakan perubahan desain hanya terjadi pada jalan yang berada di atas Selokan Mataram. Pembahasan desain, katanya, sudah selesai. “Penambahan lahan tidak terlalu banyak, cuma [konstruksi] untuk menghindari di atas selokan Mataram,” katanya.

Pihaknya akan membentuk tim baru untuk pengadaan lahan khusus di sekitar Selokan Mataram, termasuk menyiapkan tim penaksir atau appraisal untuk menilai lahan terdampak. “Tim ini dibentuk setelah perpanjangan IPL [izin penetapan lokasi] disahkan,” katanya.

Totok menegaska  perpanjangan IPL tidak akan mengganggu proses pengerjaan fisik jalan tol Jogja Bawen tersebut. Sebab semua tender sudah selesai. “Yang dikerjakan lebih dulu nanti tetap at grade yang di Tirtoadi. Yang banyak alat berat nanti saat pengerjaan struktur di atas Selokan Mataram,” ujarnya.

Advertisement

BACA JUGA: Tol Jogja-Bawen Dibangun Tahun Depan, Nasib Sekolah Ini Malah Belum Jelas

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian mengatakan pembangunan Tol Jogja Bawen dimulai dari Seksi 1 dan ditargetkan tuntas pada 2024. Ia mengatakan jalan tol tersebut akan terintegrasi dengan Tol Trans Jawa dan Tol Solo-Jogja-YIA Kulonprogo.

“Jalan tol tersebut dibangun untuk membangun segitiga emas Kawasan Merapi Merbabu. Keberadaannya akan memberikan dampak ekonomi baik untuk wilayah DIY maupun Jawa Tengah dan DIY,” katanya.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Rabu, 5 Oktober 2022

News
| Rabu, 05 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement