5 RTLH di Sendangsari Bantul Direnovasi Lewat Program TMMD
TMMD Reguler ke-130 di Sendangsari, Bantul, merenovasi lima RTLH dan membangun infrastruktur untuk memperlancar akses warga serta distribusi hasil panen.
Beberapa gerobak sampah berjejer di depan depo pembuangan sampah sementara di samping Stadion Mandala Krida, Umbulharjo, Jogja, Senin (9/5/2022)./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA--Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja, Sugeng Darmanto menjelaskan, Tempat Pembuangan Sampah (TPAS) alternatif yang nantinya akan dibangun oleh Pemkot Jogja bukan menjadi pilihan utama sebagai lokasi pembuangan sampah. Tempat itu hanya dijadikan lokasi transit jika sewaktu-waktu TPST Piyungan mengalami permasalahan.
"Apabila terjadi dinamisasi di lapangan, kami bisa transitkan sampah itu dalam konteks untuk pengelolaannya, bukan dibuang langsung. Karena kami berkeinginan juga untuk mengurangi tingkat buangan sampah ke TPST Piyungan," ujarnya, Selasa (10/5/2022).
BACA JUGA: Siapkan TPA Sampah, Pemkot Jogja Pilih Bantul sebagai Lokasinya
Sugeng juga memastikan bahwa pembuangan sampah ke TPAS alternatif itu nantinya hanya menjadi pilihan terakhir. "Ini hanya penyangga sifatnya ketika ada buka dan tutup di Piyungan. Ketika kami memiliki tempat tersebut bukan untuk dijadikan pilihan pertama pembuangan," katanya.
Menurut Sugeng, pengolahan dengan sistem sanitary landfill adalah opsi yang paling memungkinkan untuk dilakukan sambil terus melakukan edukasi kepada masyarakat soal pengurangan produksi sampah di tingkat rumah tangga. Sebab, pengolahan dengan sistem lain menurutnya muskil lantaran membutuhkan biaya yang sangat besar.
"Misalnya yang di Cilacap dengan sistem RDF. Itu kan kerja sama dengan perusahaan besar di mana sampah menjadi bahan bakar. Itu kan termasuk proyek strategis Pusat dan harus ada perusahan besar yang masuk kalau tidak ada ya sulit, biayanya sangat besar untuk pembakaran," kata Sugeng.
"Kemudian Surabaya dengan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), itu memungkinkan karena biaya untuk pengolahan kerja sama dengan swasta. Untuk pembakarannya saja mencapai Rp50 miliar per tahun. Sangat besar sekali memang untuk persoalan sampah ini," sambung dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TMMD Reguler ke-130 di Sendangsari, Bantul, merenovasi lima RTLH dan membangun infrastruktur untuk memperlancar akses warga serta distribusi hasil panen.
OJK DIY mencatat lebih dari 12.000 laporan penipuan digital hingga September 2026 dengan potensi kerugian melampaui Rp100 miliar.
Guru Besar UKI Angel Damayanti mengingatkan potensi penyalahgunaan gim online untuk propaganda ekstremisme dan mendorong penguatan literasi digital.
Sebanyak 244 personel gabungan memadamkan kebakaran hutan Gunung Lawu. Medan sulit dan angin kencang menghambat penanganan api.
Kuota internet cepat habis? Cek aplikasi paling boros data di Android dan iPhone, lalu batasi penggunaan internet agar lebih hemat.
Ingin menerapkan parenting ala 90-an? Simak 5 cara membatasi screen time, mempererat keluarga, dan melatih kemandirian anak.