Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Kondisi lapangan yang mengalami kerusakan akibat dilalui kendaraan untuk program penataan Alun-Alun Wonosari. Selasa (1/11/2022)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Warga keluhkan rusaknya lapangan karena dampak penataan dari Alun-Alun Kota Wonosari. Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul selaku pemilik program berjanji melakukan perbaikan sebelum penataan selesai dilakukan.
Keluhan terhadap rusaknya lapangan di Alun-Alun Wonosari, salah satunya disuarakan oleh Pelatih Sekolah Sepakbola (SSB) Handayani, Warto. Menurut dia, kondisi lapangan sudah tidak layak karena kerusakan karena untuk jalur keluar masuk kendaraan penggarap proyek penataan.
“Kondisinya rusak karena bekas roda ban yang meninggalkan jejak sehingga bisa terlihat secara kasat mata,” katanya, Selasa (1/11/2022).
Warto tidak mempermasalahkan adanya program penataan kawasan Alun-Alun Wonosari. Akan tetapi, ia berharap kerusakan lapangan bisa diperbaiki sebelum penataan berakhi.
“Sebelum ada proyek sudah bagus, kendaraan tidak bisa masuk karena ada pagar. Tapi, sekarang kondisi lapangan rusak dan mudah-mudahan bisa diperbaikan agar lebih bagus lagi,” katanya.
Menurut dia, pelatihan SSB Handayani ikut terdampak karena adanya penataan di alun-alun. Selama pembangunan berlangsung, harus pindah latihan ke Gelanggang Olahraga Handayani atau Lapangan Kstariyan.
“Biasanya kami pakai di alun-alun, tapi sekarang harus pindah agar latihan bolah untuk anak-anak bisa tetap berjalan,” katanya.
Dia berharap setelah penataan selesai, pelatihan SSB bisa kembali ke lapangan di alun-alun seperti biasanya. “Sudah lama kami gunakan alun-alun untuk berlatih. Berkat latihan rutin sudah melahirkan beberapa nama seperti Martinus Novianto eks penyerang Timnas U-19 dan sekarang ada Hokky Caraka di PSS dan Timnas U-20,” katanya
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, penataan kawasan Alun-Alun Wonosari memakan anggaran sekitar Rp720 jutaan. Menurut dia, ada sejumlah program pembangunan di antaranya pembangunan jogging track di sisi utara.
Selain itu, juga ada upaya pemerataan dan pergantian rumput lapangan. Pasalnya, kondisi sekarang agak miring antara sisi barat dengan sisi timur.
Oleh karenanya, sambung Hary, adanya kerusakan lapangan akibat program pembangunan di sisi utara alun-alun bukan menjadi soal. Hal ini dikarenakan perbaikan juga menjadi prioritas karena sudah masuk dalam paket penataan secara keseluruhan.
“Pasti akan diperbaiki dan kondisinya nanti akan lebih rata,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Cek 5 desil prioritas bansos PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000 lewat HP dengan NIK melalui situs resmi Kemensos.
Iran mengejek Donald Trump setelah operasi rahasia memindahkannya dari Air Force One ke pesawat C-32A saat meninggalkan Turki.
Hasil Liga Europa 2026/27, Benfica lolos ke play-off usai menahan Hearts, sedangkan Rangers tersingkir dari kompetisi.
Mendag meminta e-commerce mengutamakan produk lokal. Shopee merespons lewat 6 program untuk memperkuat daya saing UMKM di pasar digital.
Motor listrik mulai dilirik karena efisiensi biaya. VinFast Viper menawarkan skema baterai, penukaran cepat, dan garansi hingga enam tahun.