KPPS Pilur Gunungkidul Dibentuk, 230 TPS Siap Digunakan
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.
Petani di Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo sedang menggotong hasil panen padi di musim tanam pertama. Foto diambil 24 Januari 2023./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Pemkab Gunungkidul tidak merasa tersaingi adanya rencana Bulog untuk menggulirkan beras untuk ASN, TNI-Polri. Sejak September 2021, pemkab telah menggulirkan program ASN beli beras petani lokal.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi mengatakan, tidak ada masalah dengan wacana Bulog menyalurkan beras untuk ASN. Meski demikian, ia memberikan syarat agar Bulog mau menyerap beras dari petani lokal Gunungkidul.
Kebijakan ini, menurut dia, merupakan langkah melindungi serta berupaya meningkatkan kesejahteraan para petani. Hasil koordinasi di Kapanewon Semin juga sudah ada indikasi dari Bulog untuk menyerap beras dari petani Gunungkidul.
“Harus benar-benar direalisasikan. Jadi untuk ASN Gunungkidul, berasnya juga harus berasal dari petani Gunungkidul,” kata Rismiyadi kepada wartawan, Minggu (5/2/2023).
BACA JUGA: Food Station Ancam Bakal Sanksi Oknum Pengoplos Beras
Disinggung mengenai program ASN beli beras dari petani lokal, ia mengakui program terus berjalan. Rencananya di tahun ini ada perluasan kerja sama dari awalnya hanya 15 menjadi 24 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Adanya kerja sama ini, maka setiap ASN diwajibkan membeli beras seberat lima kilogram dengan harga Rp55.000 setiap bulannya. “Sementara masih lanjut. Kami terus berupaya agar kualitas beras tambah bagus sehingga seluruh OPD bisa bekerjasama,” katanya.
Menurut dia, dengan adanya rencana beras Bulog untuk ASN maka bisa saling bersinergi. Adapun tujuannya bisa meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
“Intinya dari petani dan untuk kesejahteraan petani. Harapannya bisa mengangkat harga gabah di tingkat petani sehingga juga bisa memperoleh keuntungan,” katanya.
Lurah Semin di Kapanewon Semin, Tri Sutarno mengatakan, siap mendukung program beras lokal dibeli oleh ASN di Gunungkidul. Guna menyukseskan program ini, di tempatnya sudah dibangun fasilitas lumbung pangan yang dilengkapi dengan mesin penggilingan padi dengan kapasitas 80 ton.
Menurut dia, di langkah awal, beras yang dihasilkan di Semin bisa untuk memenuhi kebutuhan bagi pegawai di lingkup Kapanewon Semin. Selain itu, juga bisa dimanfaatkan untuk program bantuan pangan nontunai dari Pemerintah. “Produksi tidak ada masalah dan kami siap memasoknya,” kata Tri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.
Dewa United mengalahkan PSS Sleman 2-1 dan naik ke puncak klasemen Super League 2026/27 dengan 10 poin.
Surat utang untuk penanganan krisis 1997-1998 telah lunas pada Agustus 2026. Suahasil menyebut pembayarannya memakai surplus BI.
Tim bulu tangkis putri Indonesia menang 3-0 atas Mongolia dan lolos ke perempat final Asian Games 2026 untuk menghadapi Taiwan.
BPOM menyiapkan Rp509 miliar untuk mengawasi keamanan pangan MBG 2027, mulai bahan baku, distribusi hingga penelusuran kasus.
Borneo FC meraih kemenangan perdana di kandang setelah mengalahkan Bali United 1-0. Laga diwarnai tiga kartu merah.