WASTRA NUSANTARA: Festival Batik 2026 Gaet Anak Muda lewat Motif Kontemporer
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menggelar Festival Batik 2026 di Jogja City Mall, Jumat (2/10).
Suasana pembukaan pameran foto bertajuk Kotabaru Kuno dan Kini di Bentara Budaya 5-10 Juli yang digelar di Bentara Budaya Jogja, Rabu (5/7/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon Pinsker
JOGJA—Puluhan foto pilihan bernuansa Kotabaru ditampilkan dalam pameran foto bertajuk Kotabaru Kuno dan Kini di Bentara Budaya Yogyakarta, Rabu-Senin (5-10/7/2023). Pameran ini merupakan rangkaian dari agenda Kotabaru Heritage Festival guna mengenalkan kawasan itu ke khalayak luas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jogja, Aman Yuriadijaya mengatakan pameran foto yang digelar merupakan rangkaian pembuka Kotabaru Heritage Festival, sekaligus upaya dalam memperkuat identitas wilayah tersebut sebagai area yang mengandung banyak nilai dan
sejarah kemerdekaan.
"Pameran ini sekaligus menjadi cerita terkait dengan apa yang sudah, sedang dan akan terjadi. Oleh karena itu, foto yang ditampilkan jangan berhenti sebagai foto saja melainkan pesan untuk melakukan sesuatu," katanya, Rabu.
Menurut Aman, tanggung jawab dalam upaya pemeliharaan dan pelestarian kawasan Kotabaru bisa diemban siapa saja, baik itu pemerintah maupun masyarakat. Salah satu pesan penting yang ingin disampaikan dalam pameran foto itu, kata Aman, adalah soal pelestarian Kotabaru.
Baca juga: Kronologi 3 Warga Semanu Meninggal Dunia karena Antraks, Berawal dari 4 Sapi Mati Mendadak
"Harapannya agenda ini tidak hanya selesai di sini saja, tetapi terus menggalakkan branding Kotabaru sebagai kawasan heritage," kata Aman.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja, Yetti Martanti menyebut total ada sebanyak 270 karya foto yang diterima panitia untuk ikut serta dalam pameran. Setelah diseleksi, diperoleh 15 foto nominasi dan 50 foto kurasi untuk ikut serta dalam pameran tersebut.
"Lewat pameran ini kami bisa menjelaskan bahwa seni foto tidak hanya dilihat dari segi visual jepretan saja, tetapi juga ada makna bahwa foto bisa bercerita tentang objek," katanya.
Dinas kenudayaan Kota Jogja, menurut Yetti, berharap melalui pameran foto itu masyarakat bisa tergerak untuk melakukan berbagai upaya dalam melestarikan kawasan Kotabaru. "Terutama soal nilai yang terkandung di kawasan ini berupa budaya, sejarah dan keasriannya," kata Yetti. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menggelar Festival Batik 2026 di Jogja City Mall, Jumat (2/10).
Anggun C. Sasmi kembali ke GBK setelah 36 tahun dan tampil di closing ceremony FIFA ASEAN Cup 2026 sebelum final Indonesia vs Thailand.
Penghargaan tersebut diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota, sekretariat DPRD, pemerintah desa, dan perguruan tinggi yang menunjukkan kinerja baik dalam pen
Ranking FIFA Indonesia vs Thailand terpaut 24 peringkat. Garuda di posisi 117, sedangkan Thailand menempati urutan 93 dunia.
OJK Jawa Tengah dan DIY memfasilitasi BPR/BPRS melalui workshop dan pendampingan untuk mempercepat penurunan NPL serta memperkuat kualitas kredit.
Prabowo menegaskan penguatan TNI untuk menjaga wilayah Indonesia dan menghadapi ancaman siber, disinformasi, hingga penyelundupan kekayaan negara.