Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Api menghanguskan hutan di Nawungan, Selopamioro, Imogiri, Senin (21/8/2023)/ist Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL–Kebakaran kembali menghanguskan sebuah hutan di tanah Sultan Ground di Imogiri, Bantul. Kali ini kebakaran terjadi di Dusun Nawungan I, Kalurahan Selopamioro, Imogiri, pada Senin (21/8/2023).
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jefri, menjelaskan petugas piket Polsek Imogiri mepandat laporan dan mendatangi lokasi kebakaran pada pukul 14.00 WIB. "Hutan yang terbakar adalah Sultan Ground di Dusun Nawungan, seluas kurang lebih tujuh hektare," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (22/8/2023).
BACA JUGA: Kebakaran Hutan di Semin Diduga Akibat Pembakaran Sampah
Awal mula diketahuinya kebakaran yakni sekira pukul 13.00 WIB, seorang petani saat berkebun di ladang bawang merah miliknya di Dusun Nawungan I melihat ada kepulan asap di bukit Nawungan sebelah ladangnya. "Kemudian warga tersebut menyebarkan kabar kejadian tersebut lewat Media Sosial Whatsapp," katanya.
Lalu pukul 13.45 WIB, Dukuh Nawungan I dan Nogosari yang mendapat kabar tersebut bersama-sama mengecek kebenaran kejadian tersebut. "Sesampainya di lokasi, mereka melihat api sudah membakar lahan, yang kemudian melaporkan adanya kebakaran ke pos pemadam kebakaran unit Imogiri serta Polsek Imogiri," paparnya.
Tak lama kemudian, pemadam kebakaran tiba di lokasi. Pemadaman api dilakukan oleh satu unit mobil Pemadam Kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul unit Wukirsari, Imogiri. Warga sekitar juga turut membantu pemadaman secara manual.
Ia menegaskan jarak kebakaran hutan jauh dari pemukiman warga, sehingga tidak berpotensi merembet ke pemukiman. Walau demikian, antisipasi tetap diperlukan mengingat angin cukup besar. "Warga dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Selopamioro berjaga di lokasi mengantisipasi kebakaran susulan, dikarenakan angin cukup besar," kata dia.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. "Masih belum diketahui, namun diduga dikarenakan kemarau, sehingga tanaman kering mudah terbakar serta kondisi angin juga bisa menjadi penyebabnya,"katanya.
BACA JUGA: 2 Hektare Lahan SG di Selopamioro Bantul Terbakar
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampag sembarangan karena bisa menyebabkan kebakaran lahan. "Dihimbau kepada masyarakat untuk tidak asal membakar sampah, bila memang harus dibakar dimohon tidak ditinggal untuk bisa mengawasi kondisi api agar tidak meluas," ungkapnya.
Sebelumnya kebakaran hutan juga terjadi di tanah Sultan Ground di Imogiri, tepatnya di Dusun Putat, Kalurahan Selopamioro, Imogiri. Dalam kejadian tersebut, api melahap 2 hektare hutan dan tidak ada korban jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Piala AFF 2026 memasuki fase semifinal! Singapura vs Thailand dan Malaysia vs Vietnam. Thailand lolos dengan nilai sempurna, Vietnam juara Grup A. Cek jadwal le
Honor resmi luncurkan Robot Phone dengan gimbal titanium terkecil di industri. Kamera 200 MP bisa bergerak 4 arah, rekam 4K, dan punya 100 ekspresi wajib.
Putri Anne mengaku kembali menjadi murid Yesus saat menjawab pertanyaan netizen soal hijab. Ia juga buka suara mengenai pandangannya terhadap pernikahan setelah
Petenis Indonesia Janice Tjen masuk unggulan ke-32 Cincinnati Open 2026. Status ini membuatnya langsung lolos ke babak kedua. Simak jadwal dan daftar pesaingnya
Cristiano Ronaldo kembali ke Al Nassr usai menikahi Georgina Rodriguez. Rambut emas barunya jadi sorotan, sementara target 1.000 gol menantinya di musim 2026/20