Advertisement

Antisipasi Kemacetan Saat Libur Nataru, Ini yang Dilakukan Pemkot Jogja

Triyo Handoko
Minggu, 03 Desember 2023 - 19:17 WIB
Ujang Hasanudin
Antisipasi Kemacetan Saat Libur Nataru, Ini yang Dilakukan Pemkot Jogja Ilustrasi kemacetan nataru di Jogja. Harian Jogja - Yogi Anugrah

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Mengantisipasi kemacetan saat libur natal dan tahun baru (Nataru) di Kota Jogja, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo) akan mengerahkan media sosial  (medsos) dan pesan blest yang akan menyebar dan meyasar wisatawan. Pesan blest akan dibikin Diskominfosan Jogja bekerjasama dengan berbagai provider.

Sementara diseminasi informasi titik-titik macet melalui medsos akan lebih digencarkan lagi sewaktu-waktu mengikuti kondisi lalu lintas yang ada. Penggencaran itu tak hanya lewat satu akun medsos.

Advertisement

 “Nanti ada beberapa akun yang sudah disiapkan untuk menyebar informasi di medsos, kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk dapat bisa menginformasikan secara real time kondisi-kondisi lalu lintas terbaru tiap jamnya,” terang Kepala Diskominfosan Jogja Tri Hastono, MInggu (3/12/2023).

Hastono menerangkan koordinasi mengantisipasi kemacetan libur nataru juga dilakukan dengan berbagai pihak lain, terutapa Polresta dan Satpol PP Jogja. “Agar lebih real time nanti memantau dan menyebarkan informasi, kami juga koordinasi dengan Polresta dan Satpol PP Jogja yang memang akan berada di lapangan terus menerus menjaga libur nataru,” jelasnya.

BACA JUGA:Jelang Libur Nataru, Dishub Sleman Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Objek Wisata

Koordinasi dengan petugas lapangan, jelas Hastono, ini untuk memastikan informasi yang disebar sifatnya valid dan real time. “Ini bagian dari usaha bersama memberikan rasa nyaman dan aman dengan memberikan informasi yang lengkap dan valid serta real time ke wisatawan,” ungkapnya.

Selain layanan informasi libur nataru, jelas Hastono, Pemkot Jogja juga siaga memberikan layanan kedaruratan dengan menggunakan telepon terpusat pada 199. “Situasi kedaruratan apapun bisa ditangani lewat layanan itu, tidak hanya masyarakat Jogja, wisatawan atau pendatang lainnya juga bisa terlayani asal kejadiannya di Kota Jogja,” tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kasus Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual Jadi Kasus Terbanyak di Mahkamah Syariyah di Aceh

News
| Selasa, 05 Maret 2024, 13:07 WIB

Advertisement

alt

Indonesia Bidik Turis Portugal sebagai Pasar Pariwisata

Wisata
| Minggu, 03 Maret 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement