Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Taman Parkir Abu Bakar Ali, Malioboro, Jogja./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Menyambut lonjakan wisatawan yang akan berlangsung selama pergantian tahun, Dinas Perhubungan Kota Jogja menyiapkan sejumlah kantong parkir di sekitar Malioboro yang bisa digunakan para pengunjung.
Kabid Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Jogja, Imanudin Aziz, mengatakan kantong-kantong yang disiapkan ada yang milik Pemkot Jogja, Pemda DIY dan milik swasta. “Kalau yang milik Pemkot Jogja salah satunya tempat khusus parkir Senopati, kemudian Ngabean, Sriwedari,” ujarnya, Kamis (28/12/2023).
Tiga lokasi ini biasanya untuk bus wisata, yang nanti akan dialihfungsikan untuk mobil pribadi. Hal ini dikarenakan pada libur natal dan tahun baru (nataru) didominasi oleh keluarga, yang menggunakan mobil pribadi untuk wisata.
“Kemudian yang milik Pemda DIY, pertama tempat khusus parkir Abu Bakar Ali, Beskalan, kemudian ada Ketandan. Kemudian tempat khusus parkir milik swasta salah satunya yang baru di Jalan Mataram, tempat khusus parkir Malioboro Mal,” katanya.
Baca Juga
Marak Parkir Ilegal di Jogja, Dishub: Jangan Bayar kalau Tak Ada Karcis!
Antisipasi Banjir Wisatawan, 12 Kantong Parkir Disiapkan di Sekitar Malioboro
Parkir Sembarangan, Puluhan Kendaraan Digembosi dan Digembok Petugas
Tempat parkir baru tersebut sudah buka per 1 Desember 2023 dengan kapasitas secara satuan ruang parkir (SPR) 40 mobil, tapi secara teknis operasional bisa lebih, bahkan 60-80 mobil. “Itu alternatif ketika nanti wisatawan akan menyaksikan pergantian tahun baru itu di kawasan malioboro,” ungkapnya.
Di samping samping itu, parkir juga bisa di beberapa tepi jalan umum, di sirip-sirip Malioboro maupun sepanjang Tugu Malioboro Keraton (Gumaton). “Memang peruntukannya nanti yang akan kami ubah, jika sebelumnya peruntukan untuk bis kita alihkan nanti untuk kendaraan pribadi khususnya mobil,” kata dia.
Ia menyampaikan kepada wisatawan agar selalu meminta karcis parkir, karena itu merupakan hak konsumen dan sebagai tanda resmi atau tidaknya tempat parkir tersebut. “Selama ini yang agak diabaikan itu hak untuk meminta karcis. Padahal sebenarnya karcis itu adalah salah satu syarat klaim mana kala kendaraan itu hilang,” ungkapnya.
Secara regulasi, kendaraan yang hilang sudah diatur ganti ruginya 50:50 antara penyelenggara parkir dengan pemilik kendaraan. “Nah salah satu syarat klaim itu menunjukkan karcis parkir tersebut. Apakah karcis parkir itu nomor seri sama atau berbeda. Kalau sama berarti memenuhi syarat di samping surat-surat dan sebagainya. Itu yang perlu edukasi terus menerus,” paparnya.
Terkait dengan karcis yang resmi milik pemerintah, terdapat nomor seri, ada korporasi seperti dijahit karcisnya. Kemudian ada logo dan tulisan Pemerintah Kota Yogyakarta, ada dasar Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Walikota (Perwal) serta nominal tarif yang kecil dan besar.
“Itu untuk memudahkan ciri khas ini milik Pemkot. Karena akan berbeda dengan yang dikeluarkan oleh aktivitas pelaku parkir liar. Itu kan biasanya hanya nominal parkir yang ditonjolkan. Itu yang membedakan,” katanya.
Masyarakat juga bisa membedakan parkir resmi dan liar dari seragam juru parkir. Seragam untuk parkir yang di tepi jalan umum untuk kawasan satu berwarna biru komplit dengan nomor aduan dan nomor register. Kawasan dua hijau dan kawasan tiga oranye merah atau oranye. “Kawasan satu Gumaton dan sirip-siripnya, Urip Sumoharjo itu biru,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.