Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Tujuh tersangka ditahan di Polresta Jogja, Selasa (30/4/2024)/ist Polresta Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Tujuh tersangka kepemilikan narkoba dan psikotropika diringkus Polresta Jogja. Polisi menyita 16,26 gram sabu, 18,38 gram ganja, 10 butir psikotropika dan 68.332 butir obat berbahaya.
Kapolresta Jogja, Kombes Pol Aditya Surya Dharma, menjelaskan tujuh tersangka tersebut meliputi pertama, RK, 31 tahun, Laki-laki, residivis kasus narkoba. Dari RK disita 1.000 butir pil warna putih bersimbol Y. “RK ditangkap pada 3 April 2024 sekira pukul 13.00 WIB di wilayah Tamanmartani, Kalasan, Sleman,” ujarnya, Selasa (30/4/2024).
BACA JUGA : Satu Bulan, Polresta Jogja Tangkap 13 Tersangka Kasus Narkoba
Tersangka kedua yakni IS, 24, laki-laki, dengan barang bukti 332 butir pil warna putih bersimbol Y. IS ditangkap pada 17 April 2024 di wilayah Sinduadi, Mlati, Seman. Tersangka ketiga WI, 36 tahun, Perempuan, dengan barang bukti 4.000 butir pil warna putih bersimbol Y. “Ditangkap pada 18 April 2024 di wilayah Tegalrejo, Kota Jogja,” katanya.
Tersangka berikutnya yakni SA, 45 tahun, laki-laki, residivis kasus narkoba, dengan barang bukti empat bungkus plastik klip yang berisi sabu dengan berat keseluruhan 12,72 gr dan 10 butir pil alprazolam 1 mg. SA ditangkap pada 18 April 2024 di Maguwoharjo, Depok, Sleman.
Berikutnya MAZ, 36 tahun, laki-laki, Wiraswasta, dengan barang bukti enam paket sabu dengan berat keseluruhan 3,54 gr, sebuah timbangan digital dan sebuah bong atau alat hisap sabu. MAZ ditangkap pada 19 April 2024 di Banguntapan, Bantul.
Tersangka keenam ENA, 43 tahun, Perempuan, dengan barang bukti 63.000 butir pil waran putih bersimbolkan Y. ENA ditangkap pada 25 April 2024 di wilayah Caturtunggal, Depok, Sleman. Terakhir MRH, 23 tahun, laki-laki, dengan barang bukti ganja seberat 18,38 gram. “MRH ditangkap pada 27 April 2024 sekira di wilayah Karangwaru, Tegalrejo, Jogja,” ungkapnya.
Terhadap RK, IS WI dan ENA disangkakan Pasal 436 ayat (2) juncto Pasal 145 ayat (2) UU RI No. 17/2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda Rp500 juta.
Terhadap MAZ disangkakan Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35/2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp8 miliar dan Pasal 60 ayat (2) UU RI No. 05/1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda Rp100 juta.
Terhadap MRH disangkakan Pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35/2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp8 miliar. Terhadap SA disangkakan Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35/2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp8 miliar dan Pasal 62 UU RI No. 05/1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda Rp100 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Polisi menetapkan lima tersangka pengeroyokan terduga pencuri ayam di Tabanan, Bali. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.