Advertisement
Pembangunan Batas Kota Bantul Dimulai Mei 2025
Gapura Bantul. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL— Pemkab Bantul menargetkan proyek pembangunan batas kota daerah ini dapat segera dimulai pada bulan Mei dan diupayakan selesai pada tahun 2025.
"Pembangunan batas kota wilayah Bantul sampai dengan simpang tiga Cepit ini Alhamdulillah kemarin kita sudah mendapatkan kepastian anggarannya," kata Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanto di Bantul, Senin.
Advertisement
Menurut dia, pemerintah daerah sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pembangunan batas kota Bantul berupa pelebaran jalan dan penataan pedagang yang ada di sepanjang jalan wilayah pusat kota Bantul itu.
"Kami sudah intensif sosialisasi, warga masyarakat sudah menerima, kami juga ada sosialisasi lagi ke masyarakat untuk dimulainya pembangunan, namun tepatnya kapan dimulai belum tahu, tapi yang jelas bulan depan sudah ada persiapan-persiapan, dan tahun ini selesai pembangunan," katanya.
BACA JUGA: Pelebaran Jalan dari Gapura Kota Bantul Sampai Pertigaan Cepit Telan Dana Rp17 Miliar
Menurut dia, pembangunan batas kota Bantul tersebut merupakan salah satu program Pemerintah Bantul dalam peningkatan infrastruktur, dan menjadi target rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Bantul 2025-2029.
"Kami, pemerintah daerah berkeinginan nanti terus kita melanjutkan pembangunan ke utara dari simpang tiga Cepit, yaitu kalau sudah selesai pembangunan ke utara lagi ke simpang tiga Kasongan dan dilanjutkan ke simpang tiga Dongkelan," katanya.
Dengan demikian, kata dia, sepanjang jalan Bantul yang merupakan akses masuk Bantul dari Kota Yogyakarta menuju pusat kabupaten ini, harapannya bisa lebih tertata dan semakin menampilkan ciri khas Bantul dengan beragam potensi dan suasananya.
"Selama kurun waktu kepemimpinan Bupati Halim dan Wakil Bupati Aris kita berkeinginan menata dari simpang empat Gose ke selatan sampai simpang Palbapang, dan Gose ke timur untuk melakukan beberapa penataan sampai kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional)," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BMKG Ungkap Awan Cumulonimbus di Maros Saat ATR Dekati Hasanuddin
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Sleman Siapkan Embung di Wonokerto Jadi Penyangga Air Lereng Merapi
- Dispar Kulonprogo Andalkan Digitalisasi Retribusi Kejar Target PAD
- Halaman SDN Kokap Longsor Dini Hari, Bangunan di Bawahnya Rusak Parah
- Ganti Rugi Tol Jogja-Kulonprogo Cair Rp12,56 Miliar di Argosari
- Libur Isra Miraj Dongkrak Wisata Gunungkidul, PAD Tembus Rp1,2 Miliar
Advertisement
Advertisement



