Ratusan Gurame Mati di Sleman, Kualitas Air Kolam Menurun
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
Ilustrasi dana atau anggaran./JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Kulonprogo, Wahib Jamil, menegaskan pengumpulan dana keagamaan seperti zakat, infaq, dan sedekah harus dikelola secara resmi. Dengan begitu, dana tersebut akan lebih berdaya guna sebab ada kejelasan pertanggungjawaban.
"Pengumpulan dana keagamaan harus ditangani oleh lembaga resmi. Hal itu agar lebih bermanfaat dan berdaya guna untuk kemaslahatan umat. Selain itu juga agar bisa dipertanggungjawabkan atas pengelolaannya," kata Wahib dihubungi, Kamis (12/10/2023).
BACA JUGA : Kemenag DIY Minta Menjaga Suasan kondusif Jelang Pemilu 2024
Wahib menambahkan semua pegawai muslim di lingkup Kankemenag Kulonprogo telah menjadi sasaran pemotongan zakat baik untuk gaji, tunjangan profesi guru atau sertifikasi, maupun tunjangan kinerja. Zakat tersebut disetorkan ke Baznas Kulonprogo. Hal tersebut dilakukan agar tidak ada keterikatan atau keterkaitan secara langsung dengan penerima zakat.
"Semua gaji, sertifikasi guru, tunjangan kinerja pegawai semua sudah dipotong 2,5 persen untuk zakat. Jadi kami menerimanya sudah bersih. Tidak harus mengeluarkan zakat lagi," katanya.
Menurut dia, setiap muslim yang mempunyai harta wajib mengeluarkan atau membayar zakatnya. "Salah satunya zakat penghasilan. Dengan itu gaji dan lain-lain langsung dipotong untuk bayar zakat tersebut," ucapnya.
Sementara itu Ketua Baznas Kulon Progo, Alfanuha Yushida, mengatakan bahwa pengelolaan zakat harus aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI.
BACA JUGA : Puluhan Tempat Ibadah dan Keagamaan di Sleman Dapat Dana Hibah Rp1,37 Miliar
"Di Kulon Progo sampai saat ini baru ada empat lembaga resmi pengelola zakat. Yaitu Baznas, LAZISNU, LAZISMU, dan Agen Sedekah," kata Alfanuha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Kemendag menargetkan Indonesia Shopping Festival 2026 mencatat transaksi Rp38 triliun dengan 407 pusat belanja dan diskon hingga 80 persen.
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.