Gubernur Resmi Lantik Plt Sekda DIY untuk 3 Bulan ke Depan, Ini Dia Orangnya

Ilustrasi PNS - JIBI
04 Oktober 2019 14:47 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Seusai menjabat sebagai pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Arofa Noor Indriani resmi dilantik menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Sekda DIY, Jumat (4/10/2019). Selama tiga bulan ke depan, Arofa akan menggantikan tugas sekda sebelumnya, Gatot Saptadi yang memasuki masa purnatugas.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyampaikan pelantikan tersebut dilakukan karena proses seleksi Sekda DIY masih berlangsung. Di sisi lain, posisi Sekda sangat penting dalam roda pemerintahan daerah. "Seorang sekda bertanggung jawab untuk memimpin sekretariat daerah, juga membantu gubernur menyusun kebijakan dan membina hubungan kerja yang baik dengan berbagai pihak," kata Sultan di sela-sela pelantikan yang digelar di Bangsal Kepatihan.

Menurut dia, penunjukan Arofa bukan tanpa alasan. Salah satu yang paling menentukan adalah prestasi kerja yang baik. Sultan menilai Arofa mampu menjaga komitmen dan mau belajar. "Kesadaran untuk mau terus belajar ini sangat penting mengingat lingkungan birokrasi berubah dengan cepat," katanya.

Sultan optimistis, Arofa mampu memenuhi tuntutan internal maupun eksternal yang kian kompleks. Sultan berharap Plt Sekda DIY bisa melaksanakan tugas sembari menunggu hasil seleksi dari Jakarta. "Saya tidak tahu hasilnya karena itu kan dipimpin presiden sendiri, bukan sekedar eselon 1. Jadi kita tunggu dalam tiga bulan ini," kata Sultan.

Sultan juga mengomentari kinerja Sekda sebelumnya, Gatot Saptadi. Menurut Sultan, selama dua tahun menjabat sebagai Sekda DIY, Gatot menunjukkan prestasi kerja yang luar biasa. Gatot dinilai kritis dan akomodatif dalam menghadirkan living government. Gatot juga dinilai berani mengambil resiko dan menjalankan tugas dengan terukur dan akuntabel.

Ditemui seusai pelantikan, Arofa mengaku tidak menyangka akan dilantik menjadi Plt Sekda DIY karena kinerjanya yang dinilai baik oleh Sultan. Selama ini, kata Arofa, dia hanya berupaya melaksanakan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN) sesuai dengan apa yang menjadi tanggung jawabnya. "Bekerja dengan ikhlas. Posisi ini adalah amanah besar yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab," katanya.

Beberapa tugas yang dititahkan oleh Gubernur, kata Arofa, selain peningkatan kinerja dan jadi motor penggerak Pemda DIY, dia juga diminta bisa mengharmonisasikan masing-masing OPD yang ada di lingkup Pemda DIY. "Ini amanah yang berat untuk saya. Insyaallah saya akan mengabdi dengan keikhlasan dan tanggung jawab," ujar Arofa.