Ada Karnaval Wayang Kapi, Ini Sejumlah Ruas Jalan di Sekitar Tugu Jogja yang Bakal Ditutup

Penampilan peserta Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) yang diselenggarakan di sekitaran Tugu Jogja, Minggu (7/10/2018). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
06 Oktober 2019 23:37 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Puncak HUT ke-263 Kota Jogja bakal ditandai dengan gelaran Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) pada Senin (7/10/2019) malam di sekitar Tugu Pal Putih. Sejumlah ruas jalan utama menuju Tugu Jogja ditutup.

Kepala Bidang Pengendalian Operasi Dinas Perhubungan Kota Jogja Asung Waluyo mengatakan, rekayasa lalu lintas ke arah kawasan Tugu Pal Putih akan dilaksanakan secara bertahap. Pada tahap pertama, arus lalu lintas di Jalan Faridan M Noto, di depan Museum Sandi akan dimulai pukul 16.00 WIB. Lokasi ini menjadi titik kumpul peserta karnaval.

Sejam kemudian, sekitar pukul 17.00 WIB, beberapa ruas jalan utama menuju area Tugu Jogja juga akan ditutup. Baik jalan Jenderal Sudirman dari simpang Gramedia dan Mc Donald ke barat, Jalan AM Sangaji dari simpang Jetisharjo ke selatan, sepanjang Jalan Margo Utomo, dan Jalan Pangeran Diponegoro dari simpang Asem Gede ke timur.

"Untuk penutupan tahap kedua, petugas akan melihat situasi dan kondisi di lapangan. Bisa ditutup secara bersama, bisa juga tidak secara bersama," katanya.

Seluruh kendaraan diharapkan sudah tidak ada di area karnaval sebelum pukul 18.00 WIB. Sebab seluruh jalan di sekitar lokasi akan digunakan untuk pawai dan masyarakat yang menonton. Jalan di empat ruas utama tersebut ditutup hingga pukul 22.00 WIB. "Ini juga dilihat situasinya. Kalau pawai selesai lebih cepat, pukul 21.00 jalan sudah bisa dibuka lagi," katanya.

Disinggung soal lahan parkir, dia menyebut ada sejumlah titik parkir yang bisa digunakan oleh tamu undangan dan masyarakat. Untuk para undangan dan tamu VIP lokasi parkir disediakan di sisi selatan Jalan P Diponegoro. Adapun untuk sisi utara Jalan Jenderal Sudirman bisa digunakan untuk parkir umum.

Beberapa kantong parkir juga bisa digunakan di jalan sirip menuju lokasi karnaval seperti jalan sirip di jalan AM Sangaji, Jalan Kranggan, Jalan C Simanjuntak dan lainnya. Yang jelas, kendaraan diparkir dengan tertib. "Masyarakat yang ingin melihat kemeriahan karnaval tersebut dapat memanfaatkan sejumlah titik parkir dengan tertib," katanya.

Diberitakan Harianjogja.com, Wayang Jogja Night Carnival 2019 menandai puncak perayaan ulang tahun ke-263 Kota Jogja. Karnaval ini digelar di sepanjang Jalan Sudirman, Tugu Jogja hingga di Jalan Margo Utomo. Kali ini, WJNC menyuguhkan Ringgit Wanara Kagungan Dalem Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat atau yang dikenal Wayang Kapi-Kapi.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Jogja, Yeti Martanti, menjelaskan WJNC diikuti oleh 1.400 peserta dari 14 kecamatan di Kota Jogja. "Peserta mengenakan kostum yang terinspirasi dari wayang, khususnya Wayang Kapi-Kapi. Flashmob merupakan kolaborasi wayang Kraton dengan wayang WJNC, dan melinatkan pelajar SMA dan SMK," ujarnya saat jumpa pers pada Kamis (3/10/2019).

Salah satu tim kreatif WJNC, KPH Notonegoro, menjelaskan Wayang Kapi-Kapi merupakan wayang milik Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat yang kurang dikenal masyarakat. "Wayang ini unik, lantaran memiliki bentuk perpaduan bagian tubuh hewan yang merepresenrasikan kehidupan di dunia," katanya.