Korban Pantai Goa Cemara: Joko Widodo Ditemukan di Perairan Kulonprogo

Ilustrasi mayat. - JIBI
08 Agustus 2020 15:07 WIB Bernadheta Dian Saraswati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Petugas SAR Gabungan kembali menemukan dua korban Pantai Goa Cemara yang hilang karena terseret ombak pada Kamis (5/8/2020) lalu. Dengan demikian, total korban ditemukan sebanyak empat orang dan satu lagi masih dalam pencarian. 

Berdasarkan update informasi dari Posko SAR Gabungan Ops SAR Pantai Goa Cemara Bantul pukul 13.00 WIB, dua korban tersebut adalah Joko Widodo, 30 dan satu lagi korban yang masih diidentifikasi. 

Joko Widodo berhasil dievakuasi pada Sabtu (8/8/2020) pagi pukul 09.45 WIB di perairan Galur, Kulonprogo. Sementara satu jasad yang masih dalam proses identifikasi ditemukan 1,5 jam berikutnya yakni pada pukul 11.15 di pantai Indokor. 

Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. 

Sebelumnya, tujuh wisatawan terseret ombak Goa Cemara saat bermain di pantai tersebut bersama keluarga besar, Kamis (5/8/2020) pagi. Dua orang berhasil diselamatkan namun pada akhirnya meninggal dunia. 

Kedua korban tersebut atas nama Ulli Nu Rahmi, 28 dan Ahmad Nur Fauzi, 30. Keduanya telah dimakamkan di Magelang. 

Sementara lima orang lainnya dinyatakan hilang dan dilakukan proses pencarian. Korban pertama atas nama M. Fazir Zakir A, 8, ditemukan pada Jumat (7/8/2020) malam pukul 19.10 WIB. 

Korban kedua, M. Riski Romadhon, 7, berhasil dievakuasi tadi pagi pukul 08.45 wib di pantai indokor. Disusul dengan penemuan korban atas nama Joko Widodo dan satu korban lagi yang masih dalam proses identifikasi. 

"Dengan diketemukannya enam orang korban, sehingga jumlah korban yang belum diketemukan tinggal satu orang. Operasi SAR akan dilanjutkan kembali," tulis informasi dari Posko SAR Gabungan Ops SAR Pantai Goa Cemara Bantul yang diterima Harianjogja.com melalui aplikasi perpesanan Whatsapp tersebut.